Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tren Pendapatan Meningkat
Prospek Bukalapak Dinilai Masih Bagus
Sabtu, 6 Mei 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Strategi Tumbuh
Teddy mengatakan, dalam menekan kerugian, perseroan terus fokus pada strategi untuk mencapai pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan, diiringi dengan pengelolaan beban yang baik.
Baca juga : Menulis Tangan Bisa Tingkatkan Kemampuan Otak Dan Daya Ingat Anak
Menurutnya, menekan rugi bagi Bukalapak akibat operational cash flow sesungguhnya di luar kapasitas management. Termasuk naik turunnya harga saham juga di luar kendali perusahaan. Namun, tegasnya, yang bisa di-delivered adalah bagaimana mengelola financial performance dan operational performance perusahaan.
“Kita lihat saja Adjusted EBITDA (EBITDA yang disesuaikan), di mana hal ini mempresentasikan operational Adjusted EBITDA dikelola secara proporsional atau merujuk pada operating cash flow. Karena bagi kami, yang penting itu the real bisnis it self,” tegas Teddy.
Baca juga : Makin Terdepan, Wuling Mulai Produksi Lokal Baterai Mobil Listrik
Terkait salah satu penyebab kerugian akibat laba investasi di Allo Bank, ia menjelaskan, bentuk partnership keduanya bukan hanya investasi cari untung semata. Ia bilang, bisnis mitra bukalapak ini merupakan bisnis cash, yang memiliki impian untuk menyediakan layanan keuangan digital dalam mendorong inklusi keuangan Tanah Air.
Sebab, Indonesia dalam 4 sampai 5 tahun ke depan diharapkan keuangan digitalnya benar-benar bisa berjalan seutuhnya.
Baca juga : H-4 Lebaran, Jumlah Penumpang Pesawat Meningkat, Angkutan Jalan Dan Laut Menurun
Untuk itu dia tetap optimistis, naik turunnya suatu perusahaan biasa terjadi. Terutama dalam bisnis layanan digital, termasuk marketplace, yang akan terus melakukan adaptasi terhadap kondisi ekonomi yang ada.
“Naik turun bisnis tak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di dunia,” tutur Teddy. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya