Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kasus Pencurian Besi Proyek KCJB, Pelaku Bukan Pegawai KCIC
Sabtu, 6 Mei 2023 13:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) angkat bicara soal kasus pencurian besi dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).
Dalam keterangannya, General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry menegaskan, pelaku yang tertangkap oleh Polresta Bandung bukan merupakan pegawai KCIC.
"Sekali lagi kami luruskan, pelaku bukanlah orang KCIC. Mereka adalah pegawai dari salah satu kontraktor di proyek KCJB," kata Rahadian dalam keterangannya, Sabtu (6/5).
"KCIC sebagai pemilik proyek, meminta seluruh kontraktor, untuk memastikan integritas seluruh petugas yang dipekerjakan. Serta meningkatkan keamanan pembangunan proyek KCJB," imbuhnya.
KCIC meminta seluruh kontraktor yang terlibat dalam proyek KCJB, untuk meningkatkan pembinaan di internal, memperketat keamanan di area proyek, melakukan rekrutmen yang selektif, dan memanfaatkan penggunaan teknologi dalam hal pengamanan. Misalnya, dengan pemasangan CCTV di berbagai titik rawan.
Baca juga : Penembakan Di Kantor Pusat MUI, Pelaku Tewas, Pegawai Luka-luka
Kolaborasi dengan Kepolisian, merupakan suatu upaya penegakan internal yang dilakukan KCIC, untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan yang dapat menghambat pembangunan proyek KCJB.
"Seperti halnya di proyek-proyek pembangunan lainnya, selalu ada pihak-pihak yang mencoba mengambil komponen atau barang yang bukan haknya. Karena merasa itu adalah hal yang sepele," tutur Rahadian.
KCIC memastikan, pembangunan proyek KCJB secara keseluruhan, tetap berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. Seluruh aspek operasional akan tetap dipastikan keamanannya, jelang operasional KCJB.
"KCIC mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh pihak yang selama ini ikut membantu mengamankan proyek KCJB. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencegah dan meminimalisasi berbagai potensi gangguan, yang dapat terjadi di masa datang," tutup Rahadian.
Sudah Ditangkap
Baca juga : Cegah Penyebaran Subvarian Baru Covid, Kejagung Gelar Tes Swab Antigen Bagi Pegawai
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung telah menangkap tiga pelaku pencurian sejumlah besi dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di kawasan Tegalluar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Kusworo Wibowo mengungkap, total 200 kilogram besi dicuri oleh tiga tersangka berinisial A (29), J (24), dan WK (26).
A dan J merupakan petugas keamanan di proyek. Sedangkan WK, sopir yang membantu membawa barang curian.
"Kasus pencurian ini terjadi di Stasiun KCIC Tegalluar yang dilakukan oleh sekuriti internal KCIC pada 2 Mei 2023, tepatnya pukul 00.30 WIB," kata Kusworo di Depo Proyek KCIC Tegalluar, Kabupaten Bandung, seperti dikutip ANTARA, Sabtu (6/5).
Berdasarkan hasil penyelidikan, besi-besi itu diduga berasal dari bekas pengerjaan rel dan pelindung kabel-kabel yang berada di bawah tanah.
Baca juga : KPK Temukan Lagi Duit Rp 5,6 Miliar
Dalam kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil pick up merk Suzuki Carry 1.5 warna hitam, dan batang besi seberat kurang lebih 200 kilogram.
Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 363 Ayat 2 KUHPidana, dan terancam pidana penjara paling lama sembilan tahun. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya