Dark/Light Mode

Layanan Terkapar Hampir 4 Hari

Dirut BSI Janji Jaga Data Dan Dana Nasabah

Sabtu, 13 Mei 2023 07:30 WIB
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. (BSI) Hery Gunardi (tengah) didampingi RCEO BSI Jakarta 1 Deden Durachman (kanan) berbincang dengan nasabah yang telah selesai menarik uang tunai dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Gedung Wisma Mandiri I di Jakarta, Kamis (11/5/2023). (Foto: Ahmad Ali Futhuhin/RM).
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. (BSI) Hery Gunardi (tengah) didampingi RCEO BSI Jakarta 1 Deden Durachman (kanan) berbincang dengan nasabah yang telah selesai menarik uang tunai dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Gedung Wisma Mandiri I di Jakarta, Kamis (11/5/2023). (Foto: Ahmad Ali Futhuhin/RM).

 Sebelumnya 
Hery menjelaskan, pada Ming­gu (7/5), BSI melakukan mitigasi risiko di sistem IT milik perse­roan dengan melakukan mainte­nance atau pemeliharaan.

Keesokan harinya, yakni pada Senin (8/5), nasabah menga­lami kendala dalam mengakses layanan BSI, menyusul proses maintenance sistem yang dilaku­kan. Dan mulai hari tersebut, BSI secara intens melakukan normal­isasi layanan secara bertahap.

Hasilnya pada Selasa (9/5), nasabah telah bisa melakukan transaksi di jaringan cabang dan ATMBSI yang tersebar di selu­ruh Indonesia. Malam harinya, secara bertahap layanan BSI Mobile sudah dapat diakses oleh nasabah dengan fitur-fitur basic.

Baca juga : Gangguan Layanan, BSI Komit Jaga Keamanan Dana Dan Data Nasabah

“Pada 11 Mei, BSI Mobile sudah dapat digunakan untuk bertransaksi oleh nasabah dengan fitur yang lebih lengkap,” ujarnya.

Terkait dugaan serangan cyber attack, menurut Hery, pihaknya menemukan indikasi hal terse­but sehingga perseroan perlu melakukan temporary switch off beberapa channel untuk memas­tikan keamanan sistem.

“Pada dasarnya perlu pembuk­tian lebih lanjut melalui audit dan digital forensik,” yakin Hery.

Baca juga : Anies Dan Ganjar Diawasi Bawaslu

Dalam proses normalisasi layanan, tim IT BSI bekerja sama dengan Tim IT Bank Mandiri. Dan terus berkoordinasi secara intens dengan berbagai pihak terkait baik regulator maupun lembaga Pemerintah.

Hery juga meyakinkan nasa­bah dan stakeholders bahwa data dan dana nasabah dipastikan dalam kondisi aman.

Adapun terkait nasabah dan stakeholder di Aceh, di mana BSI merupakan single bank syariah di sana, perseroan terus berkoordinasi dengan regulator, Pemerintah Daerah, pengu­saha, dan nasabah setempat agar mendapat win-win solution dari adanya kejadian ini.

Baca juga : Libur Panjang, ASN Kemenkumham Diminta Jaga Diri Dan Lingkungan

“Alhamdulillah perlahan ber­bagai stakeholders tersebut sudah terinfo dengan baik,” ungkap Hery.

Pihaknya juga mengingatkan nasabah untuk terus menjaga kewaspadaan dan berhati-hati terhadap berbagai bentuk modus penipuan serta kejahatan digital yang mengatasnamakan BSI.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.