Dark/Light Mode

Pemimpin ASEAN Kagum Keindahan Labuan Bajo

RI Sukses Kerek Minat Investasi Sektor Wisata

Minggu, 14 Mei 2023 06:45 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah kepala negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/5/2023). Presiden mengajak pemimpin negara-negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi untuk menyaksikan keindahan alam Labuan Bajo. (POOL/ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa).
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah kepala negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/5/2023). Presiden mengajak pemimpin negara-negara peserta KTT ke-42 ASEAN menaiki kapal pinisi untuk menyaksikan keindahan alam Labuan Bajo. (POOL/ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Keberhasilan Pemerintah menampilkan keindahan panorama alam Indonesia di momen Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN diyakini mengerek minat investasi pariwisata di Tanah Air. Peluang ini diharapkan bisa ditangkap para pelaku usaha.

KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9-11 Mei 2023 ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9-11 Mei 2023, berjalan mulus. Momen ini dinilai memberikan banyak dampak positif untuk perekonomian.

Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, meski skala event-nya lebih kecil dari pertemuan G20 atau pertemuan IMF dan Bank Dunia. Namun KTT ASEAN 2023 punya berbagai keputusan yang cukup baik bagi perekonomian negara anggota, termasuk Indonesia.

Baca juga : PLN Dan Polri Kompak Amankan Infrastruktur Listrik

Bhima menyebutkan, manfaat ekonomi secara langsung paling besar dirasakan daerah tuan rumah dan UMKM yang mem­promosikan usahanya di ajang tersebut. Sedangkan manfaat jangka Panjang yakni sejumlah kesepakatan strategis selama acara berlangsung.

“Salah satu keputusan sig­nifikan yakni terkait penguatan mata uang lokal atau LCT (atau Local Currency Transaction) di kawasan ASEAN,” kata Bhima kepada Rakyat Merdeka.

Dia melihat, Indonesia cu­kup baik dalam memanfaatkan Keketuaan ASEAN 2023 untuk mendorong LCT bisa dipakai di banyak negara kawasan.

Baca juga : Pengamat Maritim: KTT ASEAN Ke-42 Di Labuan Bajo Momentum Pemasaran Wisata Bahari NTT

LCT bakal memberikan dampak positif yang bersifat jangka panjang terhadap stabili­tas mata uang negara anggota, termasuk rupiah, bila kebijakan tersebut bisa diimplementasikan dengan baik.

Bhima mengatakan, LCT berperan dalam mengurangi ketergantungan negara terhadap dolar Amerika Serikat (AS), khususnya dalam perdagangan internasional. Artinya, negara-negara yang terlibat dalam kerja sama LCT bisa menghindari risiko dari fluktuasi dolar AS.

Lanjutnya, inisiatif LCT merupakan opsi terbaik yang bisa dilakukan untuk mem­perkuat kerja sama keuangan di kawasan ASEAN.

Baca juga : KTT ASEAN Labuan Bajo Harus Mengatensi Enabling Environment

“Saya kira itu yang paling ra­sional sebelum menggagas mata uang bersama di ASEAN. Jadi lebih baik fokus dulu melakukan pemanfaatan mata uang lokal,” tegas Bhima.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.