Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Aktualisasikan Nilai-nilai Pancasila, KEK Jadi Energi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Jumat, 2 Juni 2023 09:14 WIB
Sebelumnya
Susiwojono menambahkan para pelaku usaha berkomitmen menjalankan apa yang menjadi nilai-nilai Pancasila di dalam kegiatan berusaha, sehingga seluruh KEK diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
Saat ini jumlah KEK di Indonesia sebanyak 20 KEK, terdiri dari 17 KEK yang telah beroperasi dan 3 KEK dalam tahap pembangunan.
Susiwijono menambahkan, pengembangan KEK terus berjalan, dengan capaian kumulatif realisasi investasi, sampai dengan Kuartal I Tahun 2023 sebesar Rp117,8 Triliun dan penciptaan Lapangan Kerja secara kumulatif sebanyak 63.416 Orang.
Baca juga : Bamsoet Tegaskan, Pancasila Layak Dijadikan Rujukan Peradaban Dunia
Adapun untuk Tahun 2023, target realisasi Investasi baru sebesar Rp61,9 Triliun, dan target pembukaan Lapangan Kerja baru sebanyak 78.774 Orang.
“Mudah-mudahan tahun-tahun ke depan investasi terus bertambah lagi sehingga KEK bisa berkontribusi nyata untuk kemajuan ekonomi Indonesia," ujar Susiwojono.
Ia optimis KEK akan terus mencatatkan investasi baru yang signifikan.
Baca juga : Aktualisasi Nilai Pancasila, Waka BPIP Gandeng Perguruan Tinggi
"Melalui KEK, diharapkan Indonesia mampu mendorong percepatan pemulihan ekonomi dalam menjaga ketahanan dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan," tuturnya.
Pemerintah menaruh harapan besar kepada KEK untuk dapat memberikan manfaat optimal bagi negara, baik dari sisi peningkatan ekspor, substitusi impor, maupun dari segi penyerapan devisa.
Selain itu, KEK juga diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian wilayah melalui penciptaan lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung,
Baca juga : Tak Hanya Kurangi Emisi, Kendaraan Listrik Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM
Susiwijono mengajak seluruh komponen Stakeholder KEK, bersama-sama mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila, dalam kehidupan sehari hari , baik dalam melakukan pekerjaan maupun dalam berinteraksi melakukan aktivitas usaha.
"Mari kita bersama-sama melangkah ke depan untuk memajukan ekonomi Indonesia," pungkas Susiwijono. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya