Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Investasi Di Kawasan ASEAN
Arsjad Cs Rayu Investor Korsel
Selasa, 13 Juni 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Selama berada di Korsel, Arsjad juga bertemu sejumlah pejabat Pemerintah dan pelaku bisnis terkemuka.
Dia pun secara khusus mengundang mereka menghadiri ASEAN Business & Investment Summit (ABIS) 2023 dan ASEAN Business Awards (ABA) 2023 di Jakarta pada 3-4 September 2023.
Selain itu, dalam pertemuan dengan para pengusaha Korsel, Arsjad juga menawarkan berbagai peluang investasi di Indonesia. Utamanya di bidang transisi energi, kesehatan, ekonomi digital dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Baca juga : Pebisnis ASEAN Luncurkan Proyek Industri Berkelanjutan
“Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki kemitraan strategis khusus dengan Korea Selatan di antara negara-negara ASEAN,” ujarnya.
Kemitraan khusus itu, lanjut Arsjad, melahirkan kesepakatan untuk mewujudkan ekosistem kendaraan listrik dan baterainya.
Wakil Ketua ASEAN-BAC Bernardino Vega menambahkan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini sudah sekitar 80 persen dari Korsel. Sedangkan total kapitalisasi pasar saham di Indonesia berkisar 30 persen dari Korsel.
Baca juga : Bintang Thor Dan Star Wars Ray Stevenson Tutup Usia
“Ini peluang yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Indonesia memiliki sekitar 4,6 juta investor saham, yang jumlahnya kurang dari 2 persen dari total populasi penduduk. Ini menunjukkan, masih ada potensi pertumbuhan yang cukup besar,” ujar Bernardino.
Seperti diketahui, kerja sama bilateral Indonesia dan Korsel semakin harmonis setelah Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Yoon Suk Yeol, di Hiroshima, Jepang, di sela perhelatan KTT G7 pada 21 Mei 2023.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menawarkan berbagai intensif dan fasilitas untuk investor Korsel. Termasuk bagi investor yang ingin berinvestasi di IKN Nusantara. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya