Dark/Light Mode

Program Closed Loop Sukses Bikin Petani Makin Sejahtera

Sabtu, 24 Juni 2023 06:45 WIB
Menteri Koordi­nator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kawasan Pertanian Terpadu Si­malungun (KPT-S), Desa Nagori Panribuan, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (22/6). (Foto: DISKOMINFO SUMUT)
Menteri Koordi­nator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kawasan Pertanian Terpadu Si­malungun (KPT-S), Desa Nagori Panribuan, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (22/6). (Foto: DISKOMINFO SUMUT)

 Sebelumnya 
“Yang paling penting, ba­gaimana meningkatkan kesejahteraan pendapatan petani kita. Dengan begitu, mereka akan semangat tetap bekerja dan berbudidaya tetap tinggi. Karena itu, program Closed Loop dita­warkan,” ujar Musdhalifah.

Dalam kegiatan peninjauan implementasi Program Kemi­traan Closed Loop di Kabu­paten Simalungun, Airlangga berkesempatan melihat secara langsung hasil-hasil pertanian.

Antara lain, sayuran dan buah-buahan. Airlangga juga berbin­cang dengan sejumlah petani di wilayah Desa Nagori Panribuan dan juga bersama offtaker.

Baca juga : Don Carlo Mau Balikin 3 Pemain Buangan

Para petani menyampaikan bahwa program Closed Loop membantu mereka mendapatkan jaminan kepastian pasar dengan harga yang menguntungkan.

Offtaker juga menyampaikan hal yang serupa. Mereka merasa terbantu dengan adanya pogram tersebut, karena dapat memper­oleh dengan mudah komoditas yang dibutuhkan untuk produksi dalam jumlah yang besar dan kualitas yang optimal.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasyid mengatakan, kemitraan Closed Loop bisa menjadi solusi bagi Indonesia memperkuat ketahanan pangan. Kemitraan terse­but diyakini akan membantu meningkatkan produktivitas para petani Indonesia.

Baca juga : Pemilik Kendaraan Listrik Makin Mudah Cas Baterai

“Melalui kemitraan itu, petani kecil bisa memperluas akses pembiayaan, pasar dan teknologi yang lebih baik untuk mengoptimalkan produktivitas agri­kultur,” ucap Arsjad.

Dia mengatakan, Kadin telah menerapkan kemitraan tersebut di berbagai daerah Indonesia, termasuk pertanian hortikultura di Garut, Jawa Barat.

Arsjad bilang, kemitraan itu berhasil meningkatkan produk­tivitas panen sebanyak 15 persen dan margin keuntungan hingga 27 persen bagi petani. ■  

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.