Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

AP II: Bandara Kertajati Siap Sambut Operasi Penuh Mulai Oktober 2023

Rabu, 12 Juli 2023 16:42 WIB
Presiden Jokowi meninjau langsung kegiatan dan fasilitas di Bandara Kertajati pada Selasa, (11/7).
Presiden Jokowi meninjau langsung kegiatan dan fasilitas di Bandara Kertajati pada Selasa, (11/7).

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara Kertajati di Majalengka (Jawa Barat) yang dikelola PT Angkasa Pura II terbesar di Jawa Barat. 

“Saya senang karena aktivitas di Bandara Kertajati sudah sangat baik. Sekarang telah digunakan untuk embarkasi haji, bandara embarkasi haji untuk kurang lebih 8.000 jemaah dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat,” ujar Presiden saat meninjau langsung kegiatan dan fasilitas di Bandara Kertajati pada Selasa, (11/7). 

Jokowi menambahkan, pada Oktober nanti,  bandara ini akan mulai dioperasikan penuh. Artinya dari Bandara Husein Sastranegara akan digeser ke Kertajati utamanya untuk yang pesawat jet.

Dalam kunjungannya, Presiden juga meresmikan Jalan Tol Cisumdawu. Tol ini nantinya dapat mempersingkat waktu tempuh antara Bandara Kertajati dan Bandung. 

Di tempat sama, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan,  geliat penerbangan di Bandara Kertajati turut didorong layanan penerbangan haji dan umrah. 

Baca juga : Kimmy Jayanti, Pria Sejati Nggak Mau Layani Pelakor

“Alhamdulillah, geliat Kertajati meningkat setelah didapuk melayani penerbangan haji dan umrah,” jelas Menteri BUMN. 

Bandara Husein Pindah ke Kertajati Mulai Oktober 2023

Sementara President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin akan memastikan kesiapan Bandara Kertajati dalam menyambut peningkatan penerbangan mulai Oktober 2023. 

AP II lanjut Awaluddin, sudah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Bandara Kertajati untuk mempersiapkan aspek operasional dan layanan sejalan dengan peningkatan lalu lintas penerbangan mulai Oktober 2023. 

“Kami ingin memberikan layanan dan operasional terbaik bagi penumpang pesawat dan maskapai di seluruh titik, mulai dari sebelum perjalanan (pre-journey), saat penerbangan (on-journey) dan saat kedatangan (post-journey),” ujar Awaluddin. 

Baca juga : Kisah Andi Asmara, Dari Jual Pempek Jadi Pengusaha Sukses

Awaluddin menuturkan, AP II tengah menggodok skema dukungan bagi maskapai untuk mempermudah kepindahan operasional dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.

Di samping itu, skema dukungan juga akan disiapkan bagi penyedia transportasi darat sehingga dapat mempermudah para operator dalam membuka layanan.

“Kami merencanakan adanya skema dukungan bagi operator di awal pengalihan penerbangan ke Bandara Kertajati ini. Tentunya ini juga harus sesuai ketentuan yang ada, dan melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Awaluddin mengatakan, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Kertajati beroperasi untuk saling mendukung satu sama lain. 

Keberadaan dua bandara ini juga secara optimal menunjang dilakukannya penataan rute penerbangan di Jawa Barat. 

Baca juga : Menangkan Ganjar, BMI Jakarta Siap Rebut Hati Anak Muda Ibu Kota

“Di dalam mengelola Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Kertajati, AP II menerapkan konsep multi-airport system yang akan mengedepankan dan mensinergikan strategi bisnis dan potensi masing-masing bandara untuk saling mendukung,” jelasnya. 

“Konektivitas penerbangan di Jawa Barat dapat semakin kuat dan semakin baik dengan dilakukannya penataan rute penerbangan, didukung dua bandara yang sama-sama aktif serta optimal melayani penerbangan. Kedua bandara itu beroperasi melayani segmentasi penerbangan yang berbeda,” tambahnya. 

Kemudian, di Bandara Husein Sastranegara nantinya akan melayani  angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dengan pesawat propeller; angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri; dan angkutan udara bukan niaga dalam negeri seperti antara lain penerbangan militer, kenegaraan dan evakuasi medis. 

Ia menyatakan, bahwa  AP II berkomitmen menjadikan Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Kertajati sebagai penggerak roda perekenomian dan pariwisata di Jawa Barat.

“Kedua bandara juga harus dapat memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan bagi masyarakat Jawa Barat dalam melakukan perjalanan udara,” pungkasnya.■
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.