Dark/Light Mode

BRI Raih Penghargaan di Ajang IDC Digital Transformation Awards 2019

Sabtu, 14 September 2019 20:30 WIB
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo (kanan) menerima penghargaan dari IDC (International Data Corporation) di ajang IDC Digital Transformation Awards 2019 di Shangri-la Hotel, Jakarta, kemarin. (Foto: Humas BRI).
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo (kanan) menerima penghargaan dari IDC (International Data Corporation) di ajang IDC Digital Transformation Awards 2019 di Shangri-la Hotel, Jakarta, kemarin. (Foto: Humas BRI).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia kembali mendapat penghargaan di bidang teknologi informasi. Kali ini, Bank BRI memenangkan penghargaan kategori Best Operating Model Master dengan produk Agen BRILink dalam ajang IDC (International Data Corporation) Digital Transformation Awards 2019 di Shangri-la Hotel, Jakarta, kemarin.

Hadir menerima penghargaan tersebut Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo.

IDC merupakan perusahaan penyedia market intelligence serta layanan konsultasi mengenai teknologi informasi dan telekomunikasi.

Bank BRI menjadi satu-satunya BUMN yang menerima penghargaan dari IDC tersebut.

Baca juga : Pertamina Borong 12 Penghargaan The Best Contact Center Indonesia 2019

"Tentunya apresiasi ini akan terus memacu semangat kami untuk terus berinovasi," kata Indra Utoyo.

Dikutip dalam situs resminya, IDC Digital Transformation Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada organisasi (lembaga pemerintah / korporasi) yang telah berhasil mendigitalkan satu atau beberapa produk melalui penerapan teknologi digital.

Kategori penghargaan dan kriteria seleksi untuk kemudian diselaraskan dengan bidang transformasi bisnis.

Bank BRI memperoleh penghargaan tersebut atas berbagai indikator yang ditetapkan oleh penyelenggara.

Baca juga : Ini Detail Pelanggaran Etik Yang Dilakukan Irjen Firli

Beberapa diantaranya adalah kemampuan mendigitalisasi kombinasi produk dengan layanan untuk meningkatkan kepuasan nasabah dan peluang untuk meningkatkan pendapatan dengan berbasis teknologi informasi termasuk Big Data, serta kemampuan untuk menyelaraskan aset perusahaan dengan improvement yang efektif.

Kemudian, kemampuan untuk menghubungkan proses secara digital, baik antar perusahaan di dalam perusahaan, untuk meningkatkan operasional dan produktivitas.

Selain itu BRI juga memiliki kemampuan untuk menghubungkan keputusan operasional dengan strategi dan rencana teknis, machine learning untuk optimalisasi konversi nasabah BRI ke Agen BRILink lebih presisi, hingga kemampuan untuk mengalihkan tata kelola teknologi.

“Dalam beberapa tahun terakhir ini,kami memang terus melakukan optimalisasi teknologi untuk menunjang Agen BRILink yang ada di daerah-daerah,” imbuh Indra.

Baca juga : BKS Terima Penghargaan Dari Federasi Insinyur se-ASEAN

Hingga akhir Agustus 2019, Bank BRI telah memiliki lebih dari 375 ribu agen BRILink di seluruh Indonesia.

Menurut riset Microsave (2017) BRILink menguasai sekitar 51% pasar agen Laku Pandai di Indonesia.

BRILink menyediakan layanan keuangan seperti setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, serta layanan keuangan digital lain untuk layanan mini ATM dengan mesin EDC maupun berbasis smartphone. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.