Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Secara keseluruhan, total kredit BCA naik 9,0 persen menjadi Rp 735,9 triliun di Juni 2023.
“Penyaluran kredit ke sektor-sektor berkelanjutan naik 6,9 persen mencapai Rp 181,2 triliun di Juni 2023, berkontribusi hingga 24,3 persen terhadap total portofolio pembiayaan BCA,” katanya.
BCA sambung Jahja, juga konsisten mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik, BCA telah menyalurkan pembiayaan konsumsi untuk kendaraan bermotor listrik sebesar Rp 751 miliar per Juni 2023, atau tumbuh 44 kali lipat secara yoy.
Baca juga : Laba UUS Kinclong, BTN Salurkan Kredit Hingga Rp 308 Triliun Di Semester I-2023
“Dukungan untuk ekonomi sirkular juga terus diperluas dengan inisiatif baru berupa daur ulang limbah elektronik, sehingga total limbah operasional yang dikelola BCA mencapai 266 ton di semester I tahun 2023,” sebutnya.
Seiring dengan pemulihan bisnis debitur, portofolio kredit yang direstrukturisasi terus mencatat perbaikan, yang tercermin pada menurunnya rasio loan at risk (LAR) ke 8,7 persen di semester I 2023 dibandingkan 12,3 persen di tahun sebelumnya.
Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat sebesar 1,9 persen di semester I 2023, turun dari 2,2 persen di tahun sebelumnya.
Baca juga : PUPR Targetkan Rumah Jabatan Menteri Di IKN Selesai 2024
BCA kata Jahja, senantiasa memiliki pencadangan yang memadai, dengan rasio pencadangan NPL dan LAR berada pada level yang kokoh, masing-masing sebesar 257,1 persen dan 61,6 persen.
Di sisi pendanaan, CASA naik 5,7 persen mencapai Rp 864,7 triliun per Juni 2023, berkontribusi hingga 81 persen dari total dana pihak ketiga.
Secara keseluruhan, total dana pihak ketiga tumbuh 6,0 persen menjadi Rp 1.071 triliun, sehingga mendorong total aset BCA naik 7,3 persen menjadi Rp 1.357 triliun.
Baca juga : Sepeda Listrik Paling Laris
Total volume transaksi BCA terus tumbuh secara konsisten, mencapai 14,3 miliar di semester I 2023, atau naik 27,2 persen Jahja mengatakan, pihaknya mengapresiasi kebijakan Pemerintah dan regulator dalam menjaga fundamental perekonomian domestik, di tengah tantangan dinamika perekonomian global.
“BCA berkomitmen untuk terus mendukung upaya Pemerintah, khususnya dalam menciptakan multiplier effect dan stabilitas bagi perekonomian nasional,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya