Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Lindungi Masyarakat, BPOM Perkuat Laboratorium Pengawasan Obat Dan Makanan

Senin, 31 Juli 2023 09:12 WIB
Workshop Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan. (Foto: Ist)
Workshop Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Obat dan Makanan merupakan salah satu unsur utama yang dibutuhkan oleh setiap individu, sehingga pentingnya menjamin obat dan makanan tersebut aman dan bermutu untuk dikonsumsi masyarakat.

Upaya penjaminan tersebut tidak mudah, tapi membutuhkan tugas dan fungsi berbagai pihak meliputi pemerintah, swasta, hingga masyarakat itu sendiri.

Tanpa mengecilkan fungsi lain, laboratorium memegang peranan yang krusial di sistem pengawasan obat dan makanan, karena hasil pengujian oleh laboratorium yang handal dibutuhkan sebagai dasar untuk membuktikan kualitas obat dan makanan yang beredar. 

Menyadari pentingnya fungsi laboratorium tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meresponnya dengan mencanangkan Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan.

Baca juga : Progresif Yogyakarta Siap Perjuangkan Pendidikan Dan Lingkungan

Berdasarkan profil terkini dan prediksi tantangan ke depan menuju Indonesia Emas 2045, Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan adalah rumusan strategi untuk membangun sistem Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan yang unggul, berdaya saing, efektif dan efisien. 

Grand Design tersebut yang telah dimulai sejak 2022, memiliki tiga strategi utama meliputi penguatan jejaring laboratorium terpadu (integrated laboratory networking), pengembangan laboratorium yang ramah lingkungan (green laboratory), dan pengembangan laboratorium digital (digital laboratory).

Bentuk implementasi peta strategis ini adalah satunya dengan kegiatan Workshop dengan tujuan melakukan evaluasi pelaksanaan dan penyempurnaan strategi dalam Grand Design yang telah disusun. 

Pada tahun 2023 ini, salah satu kegiatan yang digelar adalah Workshop Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan serta Launching Konsep Baru Regionalisasi Laboratorium. yang berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 13-14 Juli 2023.

Baca juga : Megawati Ajak Masyarakat Populerkan Salam Pancasila

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito menyampaikan tentang perlunya penyempurnaan dan percepatan untuk pencapaian Grand Design Penguatan Laboratorium mengingat laboratorium sebagai backbone pada pengawasan obat dan makanan sangat dibutuhkan untuk memberikan data berbasis ilmiah yang akurat sebagai dasar pengambil kebijakan serta antisipasi kasus berisiko. 

Kepala Badan POM juga menanggapi dengan positif salah satu konsep dalam Grand Design yaitu Green Laboratory dengan harapan laboratorium semakin peduli dan menerapkan konsep yang mengedepankan ramah lingkungan. Konsep budaya hijau tersebut diprediksi akan memberikan dampak positif terhadap pencegahan perubahan iklim akibat emisi karbon, pengurangan polusi air udara, serta peningkatan kualitas hidup manusia sendiri.

Sesuai tema workshop, salah satu agenda pada workshop adalah kick off konsep baru kebijakan regionalisasi laboratorium BPOM. Konsep baru tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengujian berdasarkan kondisi sarana prasarana yang ada saat ini dengan mengatur pengujian di Unit Pelaksana Teknis BPOM dibagi menjadi tujuh region yang masing-masing memusatkan pengujian unggul pada salah satu laboratorium di Balai Besar POM (BBPOM) yang selanjutnya disebut laboratorium regional.

Sesuai nama regionnya, ketujuh laboratorium regional yang ditunjuk berada di Medan, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Manado.

Baca juga : PNM Majukan UMKM Lewat Literasi Kesehatan Ibu Dan Anak

Selama kegiatan yang berlangsung dua hari, para pakar maupun peserta yang menghadiri workshop banyak memberikan masukan yang berharga demi peningkatan implementasi Grand Design ke depannya. Sebagai nilai tambah, pendekatan strategi pada roadmap ini disarankan tidak hanya berdasarkan isu di bidang kesehatan namun juga mendukung pembangunan ekosistem Obat dan Makanan termasuk perdagangan dan investasi.

Rekomendasi lainnya menggarisbawahi tentang pentingnya memprioritaskan aspek collaborative government yang semakin melibatkan kerjasama dengan stakeholder (pemerintah dan non pemerintah) secara nasional maupun internasional demi jaminan pengawasan obat dan makanan yang lebih luas.

Kembali ke narasi di awal, jaminan pengawasan obat dan makanan yang lebih komprehensif akan sangat erat kaitannya dengan keberhasilan menjamin kesehatan di negeri ini serta melindungi masyarakat. Penguatan Laboratorium Obat dan Makanan adalah jalan menuju tujuan tersebut, walaupun disadari bahwa penerapan langkah strategis dalam Grand Design saat ini masih membutuhkan peningkatan tetapi sudah mulai berjalan di trek yang tepat.

Selanjutnya tinggal bagaimana bergandengtangan dengan para mitra untuk terus konsisten melangkah dan tidak menyerah untuk mencapai cita-cita mulia tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.