Dark/Light Mode

51 Negara Kumpul Di Bali Ikuti AIS Forum 2023

Kamis, 10 Agustus 2023 11:50 WIB
51 negara pulau dan kepulauan akan berpartisipasi pada KTT AIS Forum. (Foto: Istimewa)
51 negara pulau dan kepulauan akan berpartisipasi pada KTT AIS Forum. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo Septriana Tangkary menambahkan, KTT AIS Forum 2023 merupakan platform kerja sama antara negara-negara kepulauan di seluruh dunia, dengan total anggota sebanyak 51 negara.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan forum ini memiliki arti penting dalam menunjukkan kepemimpinan Indonesia.

"Partisipasi aktif Indonesia dalam forum internasional adalah bukti nyata dari peran kepemimpinan kita dalam acara-acara internasional, dan forum ini adalah wadah untuk menegaskan peran penting Indonesia dalam konteks global," jelasnya.

Senior Advisor for Climate Governance UNDP Indonesia Abdul Wahib Situmorangmenjelaskan, pentingnya peran AIS Forum bagi Indonesia dan negara-negara kepulauan lainnya.

"Sebagai negara kepulauan, laut memiliki peran sentral dalam perekonomian dan kehidupan masyarakat. Untuk itu, menjaga dan berkelanjutan memanfaatkan laut sangatlah krusial," tegasnya.

Baca juga : 91 Negara Alami Konflik Global, Jokowi Nyalakan Alarm Lagi

Menurut Wahib, dalam upaya menjaga dan memanfaatkan laut dengan cara berkelanjutan, diperlukan solusi cerdas yang sesuai dengan situasi saat ini.

AIS Forum, kata dia, hadir untuk menyajikan dan mengembangkan solusi yang dapat diadopsi oleh negara-negara maju maupun berkembang.

AIS Forum telah aktif melaksanakan sejumlah kegiatan di berbagai negara kepulauan.

Beberapa diantaranya termasuk pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda dan pelaku usaha di Vanuatu, serta kerjasama di Fiji dalam penyebaran alat pengukur kesehatan laut.

Selama tahun 2023, AIS Forum juga berencana mengadakan kegiatan serupa di beberapa negara seperti Jamaika, Guyana, Papua Nugini, dan Britania Raya.

Baca juga : 5.750 Pelari Ikut BNI-UI Half Marathon 2023

"Forum ini bukan hanya berfungsi sebagai pertemuan tahunan tapi mencari solusi atas masalah yang dihadapi oleh negara-negara kepulauan, seperti perubahan iklim, polusi laut khususnya sampah plastik, dan pengelolaan laut secara umum," tuturnya.

Asisten Deputi Delimitasi Zona Maritim dan Kawasan Perbatasan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Sora Lokita menjelaskan tentang perjalanan kemunculan AIS Forum.

Menurut Sora, idenya muncul di 2017 karena melihat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia bisa kontribusi apa.

Karena, beberapa negara pulau atau kepulauan punya tantangan yang sama, tidak hanya soal potensi ekonomi biru, climate change, tetapi negara kepulauan tantangannya besar di soal konektivitas hingga masalah pemberdayaan masyarakat pesisir.

"Indonesia ingin membuat gerakan global dan berbagi cara-cara solusi inovatif yang bisa diterapkan di negara-negara kepulauan dan menghadapi tantangan bersama-sama," jelas Sora.

Baca juga : 49 Merek Kendaraan Ikut GIIAS 2023

Sora menilai, kemunculan AIS Forum menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali membuat pergerakan dalam lingkup global.

"Target utama KTT AIS Forum nanti adalah leaders declaration, yang akan berisi harapan-harapan leader tentang bagaimana AIS Forum ini berkembang sebagai organisasi internasional yang dapat membantu para islander dan meningkatkan berbagai program," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.