Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gencar Bangun Jalan Tol Dan Bandara
8 Tahun, RI Rogoh Kocek Rp 2.777 T
Sabtu, 19 Agustus 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Program-program tersebut, kata Ani, untuk mengurangi kesenjangan dan untuk mengurangi kemiskinan ekstrim. Sehingga setiap pertumbuhan ekonomi Indonesia dipastikan dinikmati seluruh lapisan masyarakat hingga yang paling bawah.
Ani menambahkan, dukungan peningkatan infrastruktur juga dilakukan oleh APBN untuk meningkatkan kapasitas produksi, mobilitas dan konektivitas. Diungkapkannya, jumlah pembangkit listrik meningkat cukup dari 60 persen dari 53 giga watt (GW) menjadi 81 GW. Kapasitas bendungan melonjak dari 6,39 miliar meter kubik ke 16,93 miliar meter kubik. Bandar udara meningkat dari 237 menjadi 287 bandar udara. Dan, pelabuhan dari 165 menjadi 3.157 pelabuhan.
Baca juga : Airlangga: Pemandangan Indah, Teknologi Canggih
Sebelumnya, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mendorong Pemerintah terus mempercepat belanja negara dari APBN untuk menggenjot pertumbuhan perekonomian di tahun ini.
“APBN yang dihasilkan dari pajak dan non pajak diharapkan tidak hanya disimpan di kantong Pemerintah, tapi segera didistribusikan dan digunakan dengan tepat,” kata Eko.
Baca juga : Produksi Yaris Cross Di Karawang, Toyota Rogoh Kocek Rp 2,5 T
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah juga perlu menjaga konsumsi masyarakat dengan mengendalikan inflasi di tengah peningkatan harga komoditas pangan.
“Karena kita masih mengimpor beberapa bahan pangan seperti jagung, gandum, kedelai, dan gula yang sebagian harus diimpor, kita harus memastikan daya beli masyarakat terjaga,” tegasnya.
Baca juga : Cadangan Devisa Mei Turun, Tinggal Rp 2.068,6 T
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 19/8/2023 dengan judul Gencar Bangun Jalan Tol & Bandara, 8 Tahun, RI Rogoh Kocek Rp 2.777 T
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya