Dark/Light Mode

Kunjungan Resmi Ke Tanzania

Jokowi Ingin Tingkatkan Investasi Blok Mnazi Bay

Kamis, 24 Agustus 2023 06:45 WIB
(Foto: Biro Pers Setpres)
(Foto: Biro Pers Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus meningkatkan perdagangan dengan negara mitra. Kali ini, Presiden Jokowi turun langsung untuk menjalin kerja sama dengan Tanzania, salah satu negara di Benua Afrika.            

Jokowi mendorong Pemerintah Tanzania membentuk Preferential Trade Agreement (PTA). Eks Gu­bernur DKI Jakarta itu juga terang-terangan ingin melebarkan kerja sama untuk meningkatkan investasi di sektor energi dengan menggarap Blok Gas Mnazi Bay Tanzania, dikelola melalui PT Pertamina.

“Termasuk pengolahan gas alam menjadi bahan kimia dan pupuk,” kata Jokowi, saat kon­ferensi pers bersama Presiden Tanzania Samia Suluhu, dalam kunjungan resmi ke Tanzania, di Dar Es Salaam, kemarin.

Baca juga : Jokowi Ingin Tingkatkan Kerja Sama Energi Di Tanzania Lewat Pertamina

Blok Mnazi Bay terletak di wilayah Mtwara di Tanzania Selatan dengan luas 756 kilome­ter persegi. Kepemilikan saham blok ini terbagi dari Maurel & Prom 48,06 persen, Tanzania Petroleum Development Corpo­ration 20 persen, dan Wentworth Resource 31,94 persen.

Maurel & Prom (M&P) adalah perusahaan minyak asal Prancis yang juga merupakan salah satu anak usaha dari PT Pertamina International (PIEP), dan saat ini ingin menambah kepemilikan di Blok Mnazi.

Selain ingin meningkatkan investasi di Blok Mnazi Bay, Jokowi juga mendorong pem­bentukan PTA di Tanzania dapat segera direalisasikan.

Baca juga : Presiden Jokowi Boyong BUMN Dan Swasta Investasi Di Kenya

“Preferential Trade Agree­ment makin mengoptimalkan potensi perdagangan bilateral kedua negara, yang pada 2022 naik 20,7 persen,” ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini juga mengusulkan dibentuknya Bilateral Investment Treaty (BIT) untuk menjamin perlindungan dan kelangsungan investasi kedua negara.

Menurutnya, sejumlah kerja sama tersebut sangat strategis untuk dilakukan, dan diyakini akan memperkokoh kerja sama antar-negara berkembang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.