Dark/Light Mode

Dongkak Pasar UMKM Lokal, Pupuk Kaltim Pamerkan 2 Mitra Binaan Di Agrofood Expo 2023

Sabtu, 2 September 2023 10:39 WIB
Pupuk Kaltim membawa dua mitra binaan UMKM yakni Kitosan Salona serta Amplang Lada Bubuk AIKO untuk bersaing di pasar Internasional. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim membawa dua mitra binaan UMKM yakni Kitosan Salona serta Amplang Lada Bubuk AIKO untuk bersaing di pasar Internasional. (Foto: Dok. Pupuk Kaltim)

 Sebelumnya 
"Produk pupuk cair ini, telah lulus uji kualitas hingga efektivitas untuk meningkatkan hasil produksi, mulai awal pertumbuhan tanaman hingga pengurangan intensitas hama dan penyakit," jelas Sugeng.

Selanjutnya, produk amplang dan lada bubuk AIKO, merupakan UMKM binaan di sektor makanan olahan yang juga telah mendapat sertifikasi halal dari MUI.

"Usaha binaan ini, memproduksi makanan kering berupa amplang dengan dua jenis varian rasa, yaitu amplang rasa original dengan amplang rasa lada hitam," katanya.

Produk lain AIKO, kata Sugeng, yakni lada putih dan lada hitam bubuk, yang berasal dari perkebukanan Mahalona Luwu Timur Sulawesi Selatan.

Baca juga : Komitmen Dukung SDGs, Pupuk Kaltim Borong 4 Platinum CSR & TJSL Award 2023

Ia menuturkan, produk lada ini memiliki keaslian citarasa dengan kualitas istimewa, berbeda dengan perkebunan merica pada umumnya yang berada di dataran rendah, dengan kadar air kurang hingga mengalami kekeringan dan gagal panen.

"Kedua produk ini sengaja kami fasilitasi karena melihat hasil produksi yang telah teruji, dengan kualitas yang sangat baik," ujar Sugeng.

Menurutnya. hal ini bertujuan UMKM binaan kami dapat terus tumbuh dan berkembang seiring makin dikenal oleh pasar.

Ke depan, pihaknya akan terus berfokus terhadap pengembangan UMKM lokal agar lebih berdaya saing, sehingga mampu menembus potensi pasar yang jauh lebih besar.

Baca juga : Gandeng Jasa Raharja, Pupuk Indonesia Tekan Angka Kecelakaan Di Jalan Tol

Langkah ini sesuai amanat Kementerian BUMN terkait tiga sasaran utama implementasi TJSL Perusahaan, yakni pendidikan, lingkungan dan penguatan UMKM.

Tak hanya itu, kesinambungan promosi dan peningkatan kapasitas mitra binaan akan terus diperkuat, bagi seluruh usaha binaan agar seluruh produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu sebagai jaminan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen.

Sementara untuk penjajakan potensi pasar, Sugeng menjelaskan pihaknya akan terus mendukung agar UMKM binaan yang masih berada pada tataran lokal, bisa semakin memperluas penjualan di tingkat nasional maupun ekspor.

"Itu target besar ke depan, sebagai upaya dalam mendorong kemandirian masyarakat," kata Sugeng.

Baca juga : Kenalkan Dunia Industri, Pupuk Kaltim Hadirkan Coworking Space Di UGM

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian Prayudi Syamsuri, mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim terhadap penguatan produk UMKM untuk membuka peluang pasar yang lebih luas.

Menurutnya, produk dalam negeri yang berasal dari hasil perkebunan maupun sektor pertanian semakin tumbuh dan berdaya saing.

"Agrofood Expo, sebagai sarana promosi dan potensi investasi agribisnis maupun agroindustri untuk memperkuat peluang di pasar domestik, hingga internasional," pungkas Sugeng.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.