Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
E-Commerce Disusupi Praktik Predatory Pricing
Tokopedia Pastikan Mitra Penjual 100% UMKM Lokal
Jumat, 8 September 2023 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Tokopedia menegaskan tidak membuka ruang untuk pelaku predatory pricing buka lapak di platform-nya. E-commerce tersebut juga memastikan para mitra penjualnya adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Tokopedia mendukung UMKM lokal untuk bisa berkembang. “Kami bisa pastikan para penjual 100 persen lokal. Kami punya banyak program untuk membantu UMKM,” ucap Direktur Corporate Affairs Tokopedia Nuraini Razak saat menjawab pertanyaan Rakyat Merdeka, kemarin.
Terkait banyaknya beredar barang impor yang dijual di e-commerce yang membanderol di bawah harga pasar, Nuraini meyakini hal tersebut tidak terjadi di Tokopedia. Karena harga yang yang ada di Tokopedia hampir mirip dengan harga atau di toko fisik (offline).
Baca juga : Konsumsi BBM Naik 10 Persen Saat Lebaran, Pertamina Jaga Pasokan Di Level Aman
“Di Tokopedia tidak ada yang sampai predatory pricing. Karena untuk saat ini kami tidak punya penjual yang impor langsung,” tegasnya.
Ia menekankan, Tokopedia tidak mengutamakan harga murah. Disebutkannya, saat ini terdapat 1,8 miliar produk di platform Tokopedia. Marketplace besutan William Tanuwijaya ini merupakan platform terlengkap di Indonesia.
“Kalau saya, biasanya mencari apapun di Tokopedia itu ketemu. Kami di perusahaan mengutamakan experience belanja dan kelengkapan barang bagi pelanggan,” jelas Nuraini.
Baca juga : Freeport Perhatikan Tenaga Kerja Lokal
Tak cuma itu, Nuraini menjelaskan, terkait biaya layanan saat ini sudah dikenakan kepada pelanggan. Menurut dia, hampir di semua kota ada biaya layanan, bahkan di luar negeri pun sudah ada biaya layanan yang mahal.
“Kalau di Indonesia bayar pajak online Rp 1.000, tapi tidak keluar rumah, tidak capek antre,” harapnya.
Da berharap, kehadiran Tokopedia mampu membuat hidup lebih nyaman serta praktis, dan berdampak sehat di sisi perusahaannya.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Peran Puri dan Pelingsir Lestarikan Adat Bali
“Memang arahnya ke depan, semua perusahaan e-commerce akan seperti itu (memberikan biaya layanan),” ucapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya