Dark/Light Mode

Bahan Baku Berlimpah Di Tanah Air

Langkah Pertamina Jitu Kembangkan Biodiesel

Minggu, 10 September 2023 07:20 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat menjadi pembicara dalam gelaran Indonesia Sustainability Forum ISF 2023 di Jakarta, Kamis (7/9). (Foto: dok. Pertamina)
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat menjadi pembicara dalam gelaran Indonesia Sustainability Forum ISF 2023 di Jakarta, Kamis (7/9). (Foto: dok. Pertamina)

 Sebelumnya 
Pertamina juga menyadari bahwa menuju energi hijau dibu­tuhkan peningkatan kapabilitas dan keahlian, untuk memberikan manfaat pada lingkungan, eko­nomi dan sosial.

“Kami membuka diri terhadap peluang inovasi dan kerjasama demi energi bangsa yang lebih baik,” katanya.

Menyoal ini, Direktur Ekseku­tif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengapresiasi apa saja yang menjadi inisiasi energi bersih oleh Pertamina.

Baca juga : BNPT: Kontrol Tempat Ibadah Untuk Persempit Penyebaran Radikalisme

Pertamina patut diacungi jem­pol dalam upaya mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Kita sebagai masyarakat serta Pemerintah harus mendu­kung Pemerintah. Karena hal positif ini bisa berdampak besar bagi kehidupan manusia,” tegas Komaidi saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.

Komaidi lantas mencontoh­kan salah satu program SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina yang sebagi­annya sudah menggunakan lis­trik berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Saat ini Pertamina telah memiliki 143 SPBU yang berstatus Green En­ergy Station (GES) menggunakan listrik tenaga surya.

Baca juga : Mendikbudristek Buka Kampus Merdeka Fair 2023, Dorong Perguruan Tinggi Kembangkan MBKM Mandiri

Konsep baru SPBU Pertamina ini diklaim mampu memberi­kan layanan terintegrasi, untuk mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan bagi konsumen SPBU. Salah sa­tunya dengan memanfaatkan fotovoltaik surya sebagai salah satu sumber energi mandiri dan ramah lingkungan.

Termasuk usaha Pertamina melakukan kajian potensi project teknologi Carbon Capture Storage (CCS)/Carbon Capture Utiliza­tion and Storage (CCUS) sejak tahun lalu.

“Ketika yang lain belum ke arah sana, justru Pertamina memulainya. Hal ini bisa dikatakan insiatif yang baik dari Pertamina,” puji Komaidi.

Baca juga : Badan Saksi Golkar Yakin Menangkan Beringin Dan Prabowo

Ditambah lagi ada rencana menyulap Pertalite RON 90 menuju Pertamax RON 92, merupakan bagian dari paket transisi energi tersebut.

“Meskipun perlu dikaji beberapa aspek teknis, bisnis, kelayakan maupuan harga, karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak sebagai konsumennya,” kata dia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.