Dark/Light Mode

Traveloka Jalin Kemitraan Strategis Dengan Switzerland Tourism& Swiss Travel System AG

Selasa, 17 Oktober 2023 20:44 WIB
Traveloka menjalin kemitraan strategis dengan Switzerland Tourism, Swiss Travel System AG, dan KKday, dalam memperluas jangkauan produk travel activities, Selasa (17/10). (Foto: Dok. Traveloka)
Traveloka menjalin kemitraan strategis dengan Switzerland Tourism, Swiss Travel System AG, dan KKday, dalam memperluas jangkauan produk travel activities, Selasa (17/10). (Foto: Dok. Traveloka)

 Sebelumnya 
Kemitraan strategis ini tidak hanya membuat kami mampu melayani segmen pasar yang lebih beragam khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara, namun juga membuka peluang bagi kemitraan strategis dengan negara-negara tujuan wisata favorit di dunia.

“Dengan keunggulan ini, Traveloka semakin memantapkan posisinya dalam menyediakan pengalaman perjalanan kelas dunia bagi para konsumen setia,” kata Caesar.

Sejalan dengan meningkatnya minat perjalanan wisatawan ke destinasi internasional, Traveloka melihat adanya peningkatan transaksi sebesar 4 kali lipat untuk penerbangan ke destinasi internasional termasuk Eropa, pada semester pertama 2023.

Untuk destinasi Eropa, Swiss juga menjadi destinasi pilihan. Bahkan pencarian penerbangan dari Indonesia ke Swiss dan hotel di Swiss juga mengalami peningkatan sejak pandemi (2019) sebesar hampir 4 kali lipat jika dibandingkan dengan masa pemulihan di tahun 2022.

“Periode tertinggi perjalanan ke Swiss tercatat di periode libur akhir tahun bulan November hingga Desember. Animo bepergian juga tetap terlihat pada musim panas, antara bulan Mei hingga Juni,” sebutnya.

Baca juga : Traveloka Punya Peran Bangkitkan Pariwisata

Berbagai aktivitas menarik di Swiss juga menjadi target pencarian konsumen setia Traveloka.

Adapun lima aktivitas yang paling diminati oleh turis Indonesia di Swiss mencakup Swiss Travel Pass, Swiss Half Fare Card (akses setengah harga untuk tiket kereta, bus, kapal, dan kereta gantung), Tur Interlaken dan Grindelwald, Tur dan Wisata kota Zurich, dan Lindt Home of Chocolate di Zurich.

Sementara itu, Director Southeast Asia Switzerland Tourism Batiste Pilet mengatakan, pasca pandemi, industri pariwisata Swiss mulai merasakan optimisme pemulihan.

Asia Tenggara merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik. Data Switzerland Tourism mencatat, jumlah wisatawan Indonesia yang menginap di Swiss bahkan tumbuh 11 persen dari Januari hingga Juli 2023, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019.

“Kami sangat bersemangat untuk menjalin kemitraan bersama Traveloka, sehingga semakin banyak penggemar wisata dari Indonesia yang tertarik untuk berkunjung dan menjelajah Swiss,” ungkapnya.

Baca juga : Dendam Pada Kemiskinan, Ganjar Balas Dengan Dirikan SMK Gratis Di Jateng

Berbagai aktivitas seru dapat dilakukan di Swiss termasuk menikmati kereta panorama yang merupakan bagian dari Grand Train Tour of Switzerland, mengarungi sungai-sungai indah di Swiss, berkunjung ke pusat budaya dan museum, hingga memicu adrenalin dengan berbagai winter sport activities seperti bermain ski, dan snowboarding.

Lokasi aktivitas ini dapat diakses dengan menggunakan Swiss Travel Pass, termasuk untuk mountain railways dan cableways dengan diskon hingga 50 persen.

Sementara itu, Head of Market Management, Swiss Travel System AG Fausto Zaina menambahkan, Swiss Travel System hadir sebagai bagian tak terpisahkan dalam perencanaan perjalanan bagi wisatawan dari seluruh dunia.

Melalui layanan konektivitas kelas dunia, Swiss Travel System hadir untuk menunjang pengalaman wisata yang aman, nyaman dan senantiasa dapat diandalkan.

“Masyarakat Indonesia sangat menggemari Swiss Travel Pass, sebuah tiket untuk segala akses di Swiss. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pemesanan sebanyak 179 persen selama delapan bulan pertama di tahun 2023 ini, jika dibandingkan dengan periode yang sama selama pandemi 2019,” ujarnya.

Baca juga : Tekan MoU, ACE-CASE-ETP Jalin Kemitraan Dorong Kemajuan ASEAN Power Grid

Dalam kesempatan yang sama, COO of KKday Liu Weichun mengatakan, pihaknya turut antusias menyambut kemitraan ini. Keunggulan perusahaannya berfokus pada menghadirkan pengalaman yang luar biasa, mengajak traveler untuk menjelajahi tempat-tempat wisata unik dan tersembunyi di Swiss.

“Dengan mengintegrasikan inventory produk-produk wisata kami dengan Traveloka, kami yakin dapat meningkatkan penjualan produk perjalanan sekaligus mewujudkan rencana perjalanan yang menggambarkan keindahan Swiss,” yakin Weichun.

Selama lebih dari 11 tahun, Traveloka berkomitmen penuh untuk mendorong pertumbuhan industri pariwisata di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Melalui kehadirannya di 6 negara Asia Tenggara, Traveloka senantiasa bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan baik dari sektor pemerintah, agen perjalanan lokal, maupun badan pariwisata dari negara-negara tujuan wisata favorit di seluruh dunia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.