Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu Petani Bambu Flores Berkembang
CIMB Niaga Berikan Latihan Dan Bimbingan
Minggu, 12 November 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
“Setiap mama-mama bambu umumnya mampu memproduksi 8.000 bibit dalam satu tahun, yang setara dengan Rp 20 juta. Uang ini akan diberikan oleh YBL melalui rekening bank,” jelasnya.
Paskalis berharap, sinergi antara CIMB Niaga, Yayasan KEHATI dan YLB ke depan semakin diperluas. Yang tadinya pelatihan diberikan hanya kepada 12 kelompok misalnya, bisa diperluas menjadi kelompok lebih besar lagi.
Hal senada juga disampaikan Program Officer (PO) YLB Alfred. CIMB Niaga, Yayasan KEHATI dan YLB telah melakukan pengembangan bambu dari hulu ke tengah. Sementara di proses hilirnya, masyarakat mulai merasakan manfaat dari pelestarian bambu.
Baca juga : PHE WMO Kembangkan Salt Center Terintegrasi
Alfred mengisahkan, dulu mama-mama bambu hanya paham bagaimana memanfaatkan bambu menjadi kayu bakar saja. Namun, kini dengan kemampuan dan pemahaman yang lebih dalam, mereka mampu menciptakan berbagai inovasi produk. Alfred mengakui tidak mudah mengubah mindset masyarakat.
“Tetapi ini hal positif dan keberlanjutan dari apa yang selama ini diupayakan CIMB Niaga, Yayasan KEHATI dan YLB secara bersama-sama,” ungkapnya kepada Rakyat Merdeka, Kamis (9/11).
Apa yang terjadi tersebut, kata Alfred, tidak bisa dianggap sepele. Bagaimana sebuah bantuan sekecil apapun mampu memberikan dampak yang besar bagi orang lain. Para petani bambu, kini telah membangun jaringan kelompok dan pengembangan bibit bambu.
Baca juga : Bantu Palestina, Baznas Apresiasi Penggalangan Dana LAZ Assalaam Papua
Mama-mama bambu juga lebih cekatan dalam menganyam, dan mengolah turunan bambu. Ada pula kelompok anak muda yang tergabung dalam Komunitas Daur Bambu, turut memanfatakan limbah di hutan bambu menjadi segala peralatan makan dan memasak. Seperti gelas, sendok, wajan, mangkok dan lainnya, meski masih dalam bentuk yang sederhana.
“Tentu hal tersebut tidak bisa instan. Semua ini masih terus berproses dan belajar untuk lebih baik,” tuturnya.
Sementara, dari sisi pemasaran, produk mama-mama bambu turut disalurkan melalui jaringan CIMB Niaga, Yayasan KEHATI dan YLB. Bahkan saat ini mereka juga telah bekerja sama dengan koperasi yang ada di Labuan Bajo, yaitu Koperasi Wahana Tani Bambu Lestari atau Bamboo Coop. Koperasi ini menjadi aggregator, membantu seluruh produk mama-mama bambu dan masyarakat Ngada bisa dipesan.
Baca juga : Panji Gumilang Tersangka TPPU, MUI Ingatkan Penggunaan Dana Sumbangan
Diketahui, saat ini di Ngada, terdapat 26 perempuan perajin bambu, dan menghasilkan 12 modul pelatihan. Sebanyak 51,5 persen mama-mama bambu mendapatkan peningkatan pengetahuan, dan sukses menjual 3.000 produk.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya