Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Kembali Jadi Menkeu, Sri Mulyani Diminta Lebih Berani Keluarkan Stimulus
Selasa, 22 Oktober 2019 22:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kembali ditunjuknya Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan diapresiasi pasar.
Rupiah kembali menguat tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (22/10). Sejumlah pengamat meminta Sri Mulyani lebih berani mengeluarkan stimulus ekonomi. Tujuannya, agar kita tidak terjebak dalam pertumbuhan 5 persen.
Baca juga : Jadi Calon Menteri, Budi Karya Dipanggil Ke Istana
Membuka perdagangan, rupiah menguat tipis 0,02 persen di level Rp 14.070 per dolar AS. Namun, pada penutupan sore rupiah bertengger di Rp 14.080 per dolar AS.
Direktur Riset Center Of Reform on Economics (CORE) Pieter Abdullah Redjalam mengatakan, positifnya rupiah ada hubungannya dengan kedatangan Sri Mulyani Indrawati ke Istana.
Baca juga : Jokowi Minta Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan Lagi
“Sri Mulyani yang sudah menyatakan kembali menjadi Menteri Keuangan periode 2019-2024, sangat sesuai dengan harapan pasar,” katanya di Jakarta, Selasa (22/10).
Namun, kata Pieter, Sri Mulyani perlu mengubah pola kebijakannya dalam menghadapi perlambatan ekonomi global. Tanpa perubahan kebijakan ekonomi, Indonesia dikhawatirkan akan tetap terjebak dalam pertumbuhan
5 persen.
Baca juga : Dihubungi Senin, Sri Mulyani Penuhi Panggilan Jokowi Ke Istana
Pieter meminta Sri Mulyani, agar lebih berani mengeluarkan stimulus dalam mendorong perekonomian. Sri Mulyani harus lebih berani melebarkan defisit, dan menghadapi kritik atas terus bertambahnya utang pemerintah.
“Yang kita butuhkan kebijakan countercyclical. Baik di moneter, fiskal maupun di sektor riil,” jelasnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya