Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Saham BRI Tembus Level Tertinggi Rp 6.025, Kapitalisasi Pasar Rp 913,14 Triliun

Senin, 12 Februari 2024 20:36 WIB
Saham BRI atau emiten berkode BBRI kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Ilustrasi BRI)
Saham BRI atau emiten berkode BBRI kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Ilustrasi BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau emiten berkode BBRI kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada penutupan perdagangan hari Senin (12/2/2024), saham BBRI tercatat meningkat 2,99 persen dan menyentuh level tertingginya di level Rp 6.025 per lembar saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 913,14 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa kinerja saham BBRI yang kembali memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah merupakan cerminan dari kinerja keuangan yang impresif.

“Ini merupakan apresiasi dari para pemegang saham atas kinerja positif berkelanjutan yang dicatatkan perseroan hingga akhir Desember 2023,” kata Sunarso di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Sebelumnya pada pemaparan kinerja keuangan tahun 2023 di Jakarta (31/1/2024), Sunarso mengungkapkan bahwa secara konsolidasian aset perseroan tumbuh 5,3 persen yoy menjadi sebesar Rp 1.965,0 triliun, dan membukukan laba sebesar Rp60,4 triliun atau tumbuh 17,5 persen year on year (yoy).

Baca juga : Harga Saham Naik, BNI Bukukan Nilai Kapitalisasi Pasar Terbesar Dalam Sejarah Perseroan

Dari sisi fungsi intermediasi, hingga akhir Desember 2023, BRI berhasil mendorong penyaluran kredit tumbuh 11,2 persen yoy menjadi Rp 1.266,4 triliun.

Pencapaian ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit industri perbankan nasional yang sebesar 10,4 persen yoy di sepanjang tahun 2023.

Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga akhir Desember 2023 BRI berhasil menghimpun DPK sebesar Rp 1.358,3 triliun atau tumbuh 3,9 persen yoy.

Pencapaian ini juga lebih baik dibandingkan dengan DPK industri perbankan nasional yang tumbuh 3,8 persen secara yoy pada akhir Desember 2023.

Penghimpunan DPK BRI masih didominasi oleh dana murah (CASA) dengan presentase mencapai 64,4 persen atau setara dengan Rp 874,1 triliun.

Baca juga : Lampaui Target, Realisasi Investasi 2023 Capai Rp 1.418,9 Triliun!

Sunarso menegaskan, mayoritas laba perusahaan akan dikembalikan kepada pemegang saham lewat pembagian dividen.

"Mayoritas laba BRI pada akhirnya kembali ke negara sebagai pemegang saham mayoritas untuk selanjutnya dipakai untuk kepentingan rakyat melalui berbagai program pemerintah," kata Sunarso.

Sebelumnya, dari laba tahun buku 2022, dividen BRI yang menjadi bagian negara dengan kepemilikan sekurang-kurangnya 53,19 persen saham atau senilai Rp 23,23 triliun, telah disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara (KUN) pada tahun lalu. Kinerja saham BBRI yang positif diprediksi akan terus berlanjut.

Mengutip riset Nico Laurens analis Panin Sekuritas, performa positif secara tahunan didorong oleh pertumbuhan kredit yang berhasil ada di atas industri, NIM yang meningkat, serta membaiknya cost to income ratio.

“Kami melihat positif untuk BRI, didorong oleh ruang pertumbuhan kredit, khususnya untuk segmen yield tinggi seperti Kupedes, akselerasi digital akan memperkuat lending dan funding Perseroan, serta stabilnya NIM,” tulis riset Panin Sekuritas.

Baca juga : Saham BRIS Raih Harga Tertinggi Jadi Top 5 Emiten Bank

Senada, konsensus para analis yang dihimpun Bloomberg dengan melibatkan 35 analis menghasilkan target harga saham BBRI di angka Rp 6.575,09 per saham dalam 12 bulan ke depan. Dengan 34 analis merekomendasikan Beli untuk saham BBRI.

Terbaru, Budi Rustanto analis OCBC Sekuritas memberikan rekomendasi Buy pada saham BBRI dengan target harga dapat mencapai Rp 6.500 per saham.

Menyusul Jayden Vantarakis, analis Macquarie memberikan rekomendasi Buy dengan target harga mencapai Rp 7.100 per saham.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.