Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tumbuh 35,6 Persen, Hasnur Internasional Shipping Raih Laba Bersih 157,5 Miliar
Kamis, 22 Februari 2024 21:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS), perseroan penyedia jasa logistik dan transportasi laut terkemuka di Indonesia, mengumumkan pencapaian kinerja keuangan dan operasional tahun 2023.
Perseroan sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 157,5 miliar pada tahun 2023, tumbuh 35,6 persen dibandingkan dengan perolehan pada 2022 yang sebesar Rp 116,1 miliar.
Perolehan laba tersebut ditopang oleh kesuksesan Perseroan membukukan pendapatan yang mencapai Rp 941,9 miliar atau tumbuh sebesar 20,6 persen dari Rp 781,0 miliar pada tahun 2022.
Sementara itu, Perseroan juga berhasil membukukan laba usaha pada 2023 sebesar Rp 173,0 milliar, tumbuh sebesar 37,8 persen dibanding perolehan laba usaha tahun 2022 yang sebesar Rp 125,6 miliar.
Baca juga : Kredit Tumbuh 7,50 Persen, Laba Bersih Bank DKI Tembus Rp 1 Triliun Di Q4 2023
Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. Rickie mengatakan, Perseroan dapat mencatat keuntungan yang cukup signifikan pada tahun 2023 di tengah tekanan terhadap harga komoditas, khususnya batu bara.
Pencapaian kinerja ini tak lepas kontribusi dari para mitra bisnis, komitmen pemegang saham, dan tentunya kinerja seluruh karyawan yang terus mengutamakan efektivitas dan operational excellence.
"Serta pelayanan yang optimal kepada seluruh pemangku kepentingan yang berdampak positif terhadap kelancaran bisnis dan operasional kami,” ungkap Rickie.
Lebih lanjut Rickie menuturkan pertumbuhan pendapatan perseroan seiring dengan pertumbuhan kinerja operasional, di mana terdapat peningkatan jumlah muatan kargo sebesar 15,8 persen pada tahun 2023 menjadi 11,2 juta metrik ton (MT) kargo dari 9,6 juta MT pada tahun 2022.
Baca juga : Terdampak Erupsi Gunung Marapi, Bandara Internasional Minangkabau Ditutup Lagi
Pada 2023, muatan kargo didominasi oleh kargo batu bara sebesar 98,2 persen dan sisanya mengangkut kargo gypsum dan kayu.
Adapun segmen usaha pelayaran menjadi kontributor utama pertumbuhan kinerja dengan kontribusi 97,9 persen yaitu sebesar Rp 922,1 miliar terhadap total pendapatan.
Sedangkan 2,1 persen yaitu sebesar Rp 19,9 miliar dikontribusikan dari segmen usaha bongkar muat.
Peningkatan kinerja pada tahun 2023 juga didukung dengan realisasi penambahan 1 set armada kapal baru, yaitu kapal tunda (tugboat) TB Hasnur 17 dan tongkang (barge) BG Hasnur 337.
Baca juga : Pertamina International Shipping Pesan 15 Kapal Tanker Baru dari Hyundai Mipo Dockyard
Untuk mendukung peningkatan kinerja pada 2024, Perseroan berencana menambah 2 set armada tugboat dan barge.
Selain itu, Perseroan juga sedang dalam proses penjajakan terkait pengembangan anak usaha, salah satunya untuk masuk kedalam bisnis Floating Loading Facilities (FLF) dan berbagai potensi bisnis lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya