Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2024 capai Rp 8.888,4 triliun.
Jumlah tersebut tumbuh sebesar 7,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy). Jumlah tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya 5,3 persen (yoy).
Baca juga : Raih Kinerja Positif, Aset Hana Bank Tembus Rp 46,9 Triliun Di 2023
“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,9 persen yoy dan uang kuasi sebesar 6,2 persen,” jelas BI dalam keterangannya, Kamis (25/4/2024).
Perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat. Penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8 persen yoy, meningkat dibandingkan ​pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,0 persen yoy.
Baca juga : Pergerakan Ekonomi Tembus Rp 386 Triliun
Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 18,0 persen yoy, setelah terkontraksi sebesar 1,0 persen yoy pada Februari 2024. Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1 persen yoy, setelah tumbuh sebesar 2,3 persen yoy pada bulan sebelumnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya