Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Movement disrupsi tahunan, Disrupto bakal kembali digelar di Plaza Indonesia, 22 sampai 24 November 2019. Salah satu yang akan dibahas adalah soal dominasi kecerdasan buatan di segala lini kehidupan manusia. Baik atau buruk?
Project Director Disrupto 2019, Yasha Chatab mengatakan pada penyelenggaraan kali ini mengusung tema The Future of Humanity.
Tema ini sesuai dengan isi acara yang akan mengulas seputar sinergi manusia dengan teknologi masa depan.
Baca juga : Menko Luhut: Investasi Jangan Lihat China Atau Amerika
"Tema ini kami pilih karena akan membahas tentang peran teknologi di masa yang akan datang," papar Yasha dalam konferensi pers di GoWork, Plaza Indonesia, Rabu (6/11).
Acara ini juga membahas tantangan yang akan dihadapi manusia. Dimana saat ini teknologi sudah mulai berjalan beriringan dengan kehidupan manusia.
Tantangan yang kini dihadapi antara lain kota-kota yang hilang karena adanya perubahan iklim dan dominasi artificial intelligence (kecerdasan buatan) di dalam banyak bidang. Ini akan berakibat baik atau buruk?
"Kami juga membahas tentang pertumbuhan manusia yang membengkak dan evolusi media sosial yang menyebabkan permasalahan dunia maya seperti hoaks dan cyber bullying," paparnya.
Baca juga : Tekan Kemacetan Ibu Kota, DPRD Minta Anies Segera Berlakukan ERP
Dari segala tantangan yang ada akan dikaitkan bagaimana teknologi bisa membantu manusia menghadapi kondisi tersebut.
Dia menegaskan di masa depan manusia akan sangat terbantu dengan kehadiran teknologi yang makin berkembang.
"Teknologi akan membantu manusia seperti munculnya kecerdasan buatan dan lainnya," terangnya.
Untuk menjawab secara teknis tantangan yang ada, Disrupto 2019 sudah menyiapkan narasumber yang ahli di bidangnya. Pembicara yang diundang antara lain Tilly Lockey dan Cyberdyne.
Marketing General Manager Plaza Indonesia, Zamri Mamat menjelaskan bahwa acara tersebut akan memberikan informasi seputar hubungan teknologi dengan kehidupan manusia yang luas. Menurutnya kemajuan teknologi muncul bukan untuk mempersulit atau menghancurkan kehidupan manusia.
"Kami sependapat dengan visi Disrupto 2019. Perkembangan teknologi akan memberikan banyak manfaat terhadap keberlangsungan kehidupan manusia," ujar Zamri Mamat.
Baca juga : Menteri Kesehatan Baru Ditantang Perbaiki JKN
Untuk diketahui Disrupto merupakan sebuah movement disrupsi tahunan yang bersifat inklusif dan merangkul pelaku ekonomi. Acara ini juga mengajak modal ventura dan institusi keuangan lokal dan global.
Selain itu pemerintah sebagai regulator serta korporasi dan perusahaan rintisan (startup) juga akan dipertemukan.[JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya