Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Inflasi April 0,25 Persen, Transportasi-Bawang Merah Jadi Penyumbang Utama
Kamis, 2 Mei 2024 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi April 2024 sebesar 0,25 persen. Sementara, inflasi tahunan mencapai 3 persen (yoy) dan inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,19 persen (ytd).
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan, tingkat inflasi kelompok pengeluaran transportasi sebesar 0,93 persen memberikan andil terbesar terhadap tingkat inflasi bulanan April 2024, yakni sebesar 0,12 persen.
Baca juga : Pasokan Berangsur Lancar, Kementan Optimis Harga Bawang Merah Kembali Normal
“Penyumbang utama inflasi dari kelompok transportasi adalah tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,06 persen, tarif angkutan antarkota dengan andil inflasi sebesar 0,03 persen, serta tarif kereta api dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen,” kata Amalia.
Komoditas lain yang juga memberikan andil terhadap inflasi bulanan pada April 2024 adalah daging ayam ras, daging sapi, bawang merah, bawang putih, tomat, ikan segar, jagung manis, jeruk, daun bawang, gula pasir, minyak goreng, sigaret kretek mesin (SKM), dan emas perhiasan.
Baca juga : BI Dorong Perbankan Kerek Penyaluran Kredit
Sedangkan komoditas beras, telur ayam ras, cabe merah, dan cabe rawit menyumbangkan deflasi bulanan. Secara keseluruhan, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi sebesar 0,03 persen mtm.
BPS mencatat bawang merah adalah komoditas pangan dengan tingkat inflasi bulanan tertinggi, yakni sebesar 30,75 persen pada April 2024 karena persediaan yang menurun di beberapa wilayah. “Inflasi ini adalah yang tertinggi selama periode Januari 2021 sampai April 2024 untuk bawang merah,” ujarnya.
Baca juga : Sudah 20 Tahun, Baru Sekarang Herta Sianturi Merasa Jadi Guru Yang Sebenarnya
Ia menyampaikan, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan sangat tinggi yang terjadi di wilayah utara Jawa Tengah menyebabkan banjir yang mengganggu produksi di wilayah sentra produksi bawang merah, seperti Brebes, Cirebon, Kendal, Demak, Grobogan dan Pati.
Sementara, komoditas beras mengalami deflasi pada April 2024 sebesar 2,72 persen setelah mengalami inflasi delapan bulan berturut-turut sejak Agustus 2023. Hal ini seiring dengan peningkatan produksi beras sehingga dampaknya tingkat inflasi beras terus menurun hingga mengalami deflasi sebesar 2,72 persen pada bulan April 2024 dan memberikan andil deflasi sebesar 0,12 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya