Dark/Light Mode

Pidato Pertama Di OECD

Airlangga Sebut Indonesia Miliki Leadership di ASEAN dan G20

Sabtu, 4 Mei 2024 14:08 WIB
Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) seusai berbicara di Pertemuan Menteri Anggota OECD di Paris, Prancis, Jumat (3/5/2024). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) seusai berbicara di Pertemuan Menteri Anggota OECD di Paris, Prancis, Jumat (3/5/2024). (Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordiantor Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut negara anggota OECD mengakui leadership yang ditunjukkan Indonesia di ASEAN dan selama gelaran G20.

Hasilnya, meski saat ini masih berproses untuk menjadi anggota OECD, Indonesia mendapat kesempatan pertama berbicara di Pertemuan Menteri Anggota OECD di Paris, Prancis, Jumat (3/5/2024).

"Walaupun Indonesia berproses untuk menjadi anggota (OECD), namun mereka sudah melihat leadership Indonesia selama di G20 yang lalu, dan juga sebagai pemimpin ASEAN," tutur Airlangga dalam keterangan, Sabtu (4/5/2024).

Airlangga menambahkan, negara anggota OECD juga melihat Indonesia menjadi salah satu negara yang maju dalam sektor digital.

Baca juga : Kalah Di Tangan Irak, Mimpi Indonesia Berlaga Di Olimpiade Paris Belum Kandas

Di pertemuan tingkat menteri anggota OECD, Indonesia diminta menyampaikan pandangannya terutama terkait isu digitalisasi.

 

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) seusai menjadi pembicara di pertemuan Menteri Anggota OECD di Paris, Paris, Jumat (3/5/2024). (Foto: Dok. Kementerian Perekonomian)

 

"Indonesia sebagai penerobos sektor digital, yang menjadi hal yang sangat tren di OECD, sehingga Indonesia diminta menyampaikan pengalamannya di berbagai isu tersebut," ujar Airlangga mengungkap alasan Indonesia diberi kesempatan pertama untuk berpidato di Pertemuan Tingkat Menteri Anggota OECD.

Baca juga : Terinspirasi Indonesia, Airlangga Sebut Amerika Ikut Kritik Kebijakan EUDR

Airlangga menegaskan, selain mendapat kesempatan langka di Forum OECD, Indonesia juga banyak diminati negara-negara sahabat untuk diajak pertemuan secara bilateral.

Bahkan, kata Airlangga, Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa memuji keanggotaan Indonesia di OECD sebagai yang pertama dari negara Southeast Asia.

"Ini pertama kali, karena ini merupakan sebuah organisasi multilateral yang lebih inklusif, dengan kehadiran Indonesai dan ASEAN," tegas Menko Airlangga.

Menurutnya, proses keanggotaan Indonesia yang sangat cepat juga membuat negara OECD berharap bisa mengundang lebih banyak negara ASEAN untuk bergabung.

Baca juga : Airlangga Pede Inflasi Lebaran Tetap Terjaga

"Yang sudah menyatakan minat adalah Thailand, dan Vietnam juga hadir di sini, bahkan SIngapura. Mereka (OECD) ingin menarik sebagian besar negara-negara di ASEAN ke dalam OECD," ujar Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.