Dark/Light Mode

Teken MoU Dengan IDN Global, DWP OIKN Sepakati Kerja Sama Di Berbagai Bidang

Jumat, 17 Mei 2024 06:40 WIB
DWP OIKN dan Tim Penggerak PKK OIKN menandatangani MoU dengan Indonesian Diaspora Network Global pada Rabu (15/5/2024).
DWP OIKN dan Tim Penggerak PKK OIKN menandatangani MoU dengan Indonesian Diaspora Network Global pada Rabu (15/5/2024).

RM.id  Rakyat Merdeka - Dharma Wanita Persatuan Otorita Ibu Kota Nusantara (DWP OIKN) dan Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) OIKN resmi meneken Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDN-Global) secara daring melalui platform zoom pada Rabu (15/5/2024).

Penandatanganan dua MoU ini bertujuan untuk saling memberikan manfaat berupa menyelenggarakan program kegiatan meliputi beberapa sektor di Dantaranya, ekonomi, pendidikan dan sosial budaya serta serta turut mendukung program dan pembangunan Indonesia di wilayah OIKN.

Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh pihak-pihak yang terlibat, antara lain team penggerak PKK OIKN juga DWP OIKN yang terdiri dari Lusie Susantono selaku Kepala Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) OIKN, Ratih Jaka Santos, selaku Ketua DWP OIKN, Anggia Ali Berawi, Rika Edgar, Diah Adipati, Chinta Troy dan lain-lain selaku pengurus. 

Baca juga : Dubes RI Iwan Bogananta Perkuat Kerja Sama Cetak Ribuan TKI Ke Albania

Sementara itu, pihak IDN Global yang hadir antara lain, Sulistyawan Wibisono selaku President IDN Global, Evi Siregar, Kartini Sarsilaningsih, Kartika Dewi dan lain-lainnya, yang merupakan wakil wakil diaspora dari Australia, Mexico, Qatar, Taiwan, Los Angeles dan Texas-Amerika Serikat, Canada, Singapura, Turki, diaspora Jawa serta tim sekretariatnya di Jakarta dan Solo.

Dalam sambutannya, Kepala Tim Penggerak PKK, Lusie menjelaskan, tujuan dibentuknya DWP adalah untuk mensejahterakan anggota dan keluarganya serta melaksanakan sejumlah program-program internal.

“Kalau dari DWP, lebih kepada untuk mendukung kesejahteraan anggota dan keluarganya, seperti memberikan program penyuluhan kesehatan. Apapun kegiatannya, semua untuk kesejahteraan internal istri-istri dari ASN keluarga staf-staf. Sedangkan TP PKK lebih menargetkan kepada masyarakat di lingkungan IKN. Itulah mengapa kami membuat dua MoU ini,” ujar Lusie.

Baca juga : Ketemu Mendag Inggris, Airlangga Bahas Kerja Sama Ekonomi Dan Perdagangan

“Kita bantu Otorita IKN untuk program-program, seperti pengentasan stunting, program pendidikan dengan memberikan pelatihan bahasa inggris, program bangun desa, program transformasi pendidikan dan lain-lain,” kata Lusie.

Sebagai informasi, Indonesian Diaspora Network Global (IDN-Global), suatu organisasi non-politis, nirlaba, independen, dan berskala global yang bertujuan untuk memfasilitasi persahabatan dan kerja sama antar komunitas Diaspora Indonesia di lima benua. 

Tiga substansi utama dari aktivitas IDN-Global adalah, kesadaran, keterlibatan, dan pemberdayaan Diaspora Indonesia. Diaspora Indonesia merupakan modal manusia dan modal sosial bangsa yang potensinya kini diakui oleh banyak pihak, termasuk Pemerintah.

Baca juga : MPR Akan Gelar Silaturahmi Kebangsaan ke Berbagai Tokoh Bangsa

IDN-Global, sebagai organisasi pertama dan paling berpengaruh yang menyatukan Diaspora Indonesia secara global, akan selalu berupaya untuk menyuarakan aspirasi anggotanya dan memfasilitasi semua usaha mereka untuk berkontribusi pada pembangunan Indonesia.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.