Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mampu Simpan 100 Ton Emas
Pegadaian Siapin Sistem Pengelolaan Bullion Bank
Sabtu, 18 Mei 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
Kedua, lanjut Tiko, OJK harus melakukan pengawasan yang sangat ketat untuk memastikan bahwa jumlah emas yang tercatat sebagai milik nasabah, sesuai dengan jumlah emas fisik yang sebenarnya tersedia dan terkontrol di dalam sistem ekosistem emas.
“Ini (emas) ada barang fisiknya, yang harus dipastikan antara yang tercatat di nasabah dengan fisik harus terkontrol,” ujarnya.
Tak hanya itu, dalam pengembangan ekosistem bullion service, BUMN bakal memproduksi emas melalui smelter PT Freeport Indonesia (PTFI), yang akan beroperasi mulai Mei 2024.
Tiko mengarisbawahi, Pegadaian bisa menjadi perusahaan modern, bukan hanya membangun ekosistem ultra mikro, tetapi juga mempromosikan emas sebagai tempat untuk menyimpan aset masa depan yang aman.
Baca juga : Hurley Disopiri Jokowi Ke Kebun Raya Bogor
Bahkan, imbuh mantan bos Bank Mandiri ini, jaminan emas di Pegadaian bisa mencapai 100 ton di seluruh Indonesia.
“Di Indonesia, yang sudah pengalaman ya Pegadaian, untuk mengelola fisik emas itu mulai dari beli sampai didistribusikan,” katanya.
Tiko juga bilang, komoditas emas merupakan investasi yang aman di tengah gejolak geopolitik global saat ini. Sebab, nilainya tidak terlalu terpengaruh oleh dinamika keuangan global.
Menabung emas merupakan langkah yang tepat dilakukan masyarakat Indonesia. Untuk itu Tiko meminta, agar Pegadaian memasifkan sosialisasi layanan bank emas atau bullion service kepada masyarakat luas, seiring dengan mengupayakan izin dari Pemerintah terkait layanan tersebut.
Baca juga : Dapat Izin Hakim, Tim BPK Periksa SYL Di Gedung KPK
Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, karena emas yang ditabung pasti terjamin aman. “Dan memang hanya Pegadaian di Indonesia yang punya kemampuan untuk menyimpan emas,” tegasnya.
PT Pegadaian (Persero) mengaku telah menyiapkan uji sistem dalam pengembangan ekosistem emas, termasuk Tabungan Emas Plus.
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, melalui Tabungan Emas Plus, nasabah bisa mendapat margin keuntungan dari simpanan emasnya. Kemudian, hasil dari tabungan tersebut, juga bisa memberikan pinjaman.
“Masyarakat yang butuh emas, dapat datang ke Pegadaian untuk meminjam emas, lalu nantinya membayarnya dalam bentuk emas juga,” jelasnya.
Baca juga : Pasar Tradisional Di Jakarta Sepi Pembeli
Namun, sistem ini masih diuji secara internal perusahaan dan belum diluncurkan secara luas ke masyarakat.
“Kami masih menunggu POJK. Saat ini kami hanya mempersiapkan sambil menunggu beleid-nya,” jelas Damar. DWI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 18 Mei 2024 dengan judul "Mampu Simpan 100 Ton Emas Pegadaian Siapin Sistem Pengelolaan Bullion Bank"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya