Dark/Light Mode

Segera Jadi Anggota OECD

Saingi Singapura, RI Bakal Dilirik Investor

Sabtu, 18 Mei 2024 07:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat sesi doorstop di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Jumat (17/05). Sumber ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat sesi doorstop di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Jumat (17/05). Sumber ekon.go.id

 Sebelumnya 
“Sekretaris Jenderal OECD (Mathias Cormann) direncana­kan akan mengadakan per­temuan dengan Presiden. Beliau akan datang pada 28-29 Mei,” kata Airlangga.

Eks anggota DPRini opti­mistis, dengan menjadi anggota OECD, investasi bakal lancar masuk ke Indonesia. Bahkan, Indonesia bisa menyaingi Singapura di lingkup Asia Tenggara untuk menarik investasi dari berbagai negara.

“Sekarang hampir semua investasi Amerika 80 persen masuk ke Singapura. Dari Singapura baru dipecah ke berbagai negara,” jelasnya.

Baca juga : Pegadaian Siapin Sistem Pengelolaan Bullion Bank

Dengan masuk OECD, Indone­sia akan memiliki kebijakan yang selaras dengan praktik terbaik di berbagai negara. Hal ini menjadi nilai tambah dan menaikkan keper­cayaan investor untuk menanam­kan uangnya di Indonesia.

Selain itu, ini juga menjadi bukti Indonesia serius melaku­kan reformasi kebijakan dengan mengikuti banyak negara maju di dunia.

Pengamat ekonomi dari Indo­nesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P. Sasmita menilai, Indonesia akan terima banyak keuntungan.

Baca juga : Hurley Disopiri Jokowi Ke Kebun Raya Bogor

Menurutnya, kerja sama ekonomi dengan negara-anggota OECD bisa lebih mudah dijalin. Hal itu akan sangat baik untuk meningkatkan performa ekspor nasional ke depan.

“Kita bisa mengakses lebih banyak sumber know how dari negara-negara anggota OECD yang telah masuk kategori nega­ra maju, seperti Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Jerman. Apala­gi sejak satu periode lalu sebe­narnya Indonesia sudah men­jadi key partner dari OECD,” jelasnya.

Ronny mengatakan, Indone­sia juga harus berkaca kepada kondisi dan praktik ekonomi di dalam negeri saat ini. Keberadaan OECD untuk menguatkan eksis­tensi ekonomi pasar di satu sisi dan mendorong mulusnya proses institusionalisasi demokrasi di sisi lain. DIR

Baca juga : Dapat Izin Hakim, Tim BPK Periksa SYL Di Gedung KPK

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Sabtu, 18 Mei 2024 dengan judul "Segera Jadi Anggota OECD Saingi Singapura, RI Bakal Dilirik Investor"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.