Dark/Light Mode

Kembangkan Bitcoin, RI Diminta Contek Thailand

Jumat, 7 Juni 2024 09:25 WIB
CEO Indodax, Oscar Darmawan. (Foto: Ist)
CEO Indodax, Oscar Darmawan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Sekuritas dan Bursa Thailand (Thai SEC) telah menyetujui peluncuran dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin pertama di negara tersebut oleh One Asset Management (ONEAM).

Persetujuan ini menandai pencapaian penting bagi industri kripto dan investasi di Thailand serta memberikan kesempatan baru bagi investor di Thailand untuk memperluas portofolio mereka ke aset digital.

Persetujuan ETF Bitcoin pertama di Thailand mencerminkan tren global yang semakin menerima investasi dalam bentuk mata uang kripto. Dengan semakin banyaknya persetujuan regulasi dan adopsi oleh institusi, kripto semakin dianggap sebagai pilihan investasi yang valid untuk mendapatkan eksposur ke aset digital.

Baca juga : Jelang Idul Adha, Kepala Daerah Diminta Cek Harga Bahan Pokok

CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan, persetujuan ETF Bitcoin di Thailand adalah langkah signifikan bagi industri kripto di Asia Tenggara. Ini menunjukkan bahwa regulator mulai memahami dan mendukung aset digital sebagai bagian integral dari ekosistem keuangan global.

“Bagi investor Indonesia, ini bisa menjadi contoh bagaimana kerangka regulasi dapat berkembang untuk mendukung inovasi di sektor keuangan," ujarnya, Jumat (7/6/2024).

Oscar juga melihat peluang bagi kerja sama regional dalam hal regulasi dan inovasi teknologi. Thailand telah membuka jalan dengan menyetujui ETF Bitcoin, dia berharap, negara-negara di Asia Tenggara lainnya, termasuk Indonesia, dapat mengikuti jejak ini.

Baca juga : Saksi Sebut SYL Kerap Ingatkan Anak Buahnya Di Kementan Untuk Jauhi KKN

“Kolaborasi regional bisa memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai hub utama untuk teknologi blockchain dan aset digital,” ujarnyq.

Oscar juga mengajak para pemangku kepentingan di Indonesia untuk terus berdialog dan bekerja sama dalam mengembangkan ekosistem kripto yang lebih inklusif dan aman. Kata dia, perlu menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi sekaligus melindungi investor. Di Indonesia sendiri ada yang mirip dengan ETF, yaitu reksadana.

“Semoga ke depannya di Indonesia juga akan ada reksadana Bitcoin. Indodax siap menjadi bagian dari solusi ini dengan terus memfasilitasi pertumbuhan industri kripto di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga : KAI Beberin Kemajuan Perekeretaapian RI Di Thailand

Oscar juga menyebut, pasar semakin matang dengan adanya ETF Bitcoin dan ETF Ethereum yang baru disetujui di beberapa negara, yang menunjukkan stabilitas dan kematangan pasar kripto saat ini. Hal ini mencerminkan bahwa investasi kripto kini lebih aman dan terjamin bagi investor, terutama dengan dukungan regulasi yang lebih kuat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.