Dark/Light Mode

Januari-Maret, Ekspor Industri Makanan Dan Minuman Tembus Rp 150 T

Selasa, 25 Juni 2024 10:59 WIB
Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika. (Foto: Ist)
Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Industri makanan dan minuman (mamin) merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Hal itu disampaikan oleh Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika saat mewakili Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita membuka Business Matching Industri Pengolahan Rumput Laut dengan Industri Pengguna di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (25/6/2024).

Baca juga : Hacker Minta Tebusan Rp 131 M

Menurut dia, kontribusi sektor ini makanan dan minuman pada triwulan I-2024 sebesar 39,91 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Industri Non-Migas, dan 6,97 persen terhadap PDB nasional. 

“PDB industri makanan dan minuman mengalami peningkatan menjadi 5,87 persen pada triwulan I-2024 dibanding periode sebelumnya sebesar 5,33 persen,” ujarnya.

Baca juga : Fantastis! Setoran BRI Ke Kas Negara Tembus Rp 192,06 Triliun

Selain itu, dari sisi ekspor, pada triwulan I-2024 industri makanan membukukan nilai sebesar 9,18 miliar dolar AS atau Rp 150 triliun dengan nilai impor sebesar 4,27 miliar dolar AS atau Rp 69 triliun. Dengan demikian, sektor industri makanan masih melanjutkan neraca dagang positif di triwulan I-2024 sebesar 4,91 miliar dolar AS atau Rp 80 triliun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.