Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wow, Dampak Ekonomi Pariwisata Laga Indonesia Vs Filipina Bisa Tembus Rp100 M
Rabu, 12 Juni 2024 07:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Timnas Indonesia baru saja lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Filipina, di Stadion Utama Gelora Bung karno (GBK), Selasa (12/6) malam.
Selain mencatat sejarah dalam dunia sepakbola Indonesia, laga Indonesia Vs Filipina juga berdampak besar bagi ekonomi pariwisata, khususnya di Jakarta.
Pakar Strategis Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi mengatakan, laga Indonesia Vs Filipina ini menunjukkan betapa pentingnya sepakbola dalam mendukung ekonomi pariwisata.
Baca juga : Babak Pertama, Timnas Indonesia Unggul 1-0 Lawan Filipina
"Ribuan penggemar yang datang dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, bahkan dari berbagai penjuru kota di Indonesia, memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Hotel-hotel meningkat okupansinya, restoran dan pusat perbelanjaan mengalami lonjakan pengunjung, dan transportasi lokal menikmati peningkatan penumpang," kata Taufan dalam keterangannya, Rabu 12/6) pagi.
Taufan mencatat perputaran uang yang bisa dihasilkan dari pertandingan Indonesia vs Filipina bisa mencapai Rp100 Miliar. Analisanya dari berbagai sudut padang, di antaranya dari tiket hingga penggunaan transportasi umum yang digunakan oleh penonton.
"Penonton yang hadir, 65.000 orang berdasarkan informasi yang disampaikan panitia pada saat pertandingan. Harga tiket dari harga yang tertinggi dan terendah di ambil harga tengah yang di asumsikan rata-rata sekitar Rp625.000. Ini menghasilkan total pendapatan dari tiket, sebesar Rp40.625.000.000," ujar Taufan merinci.
Baca juga : Pastikan Nonton Indonesia Vs Filipina, Jokowi Yakin Garuda Menang
Taufan, profesional bidang Pariwisata asal Lombok ini, juga merinci transaksi UMKM dilakukan penonton di sekitaran Stadion Gelora Bung Karno. Dia memperkirakan penonton menghabiskan Rp200 ribu untuk makanan, minuman, dan suvenir. Jumlahnya diperkiaran Rp13 Miliar.
Sementara total sponsor mencapai Rp10 miliar, penggunaan Hotel dengan asumsi 20% penonton menginap di hotel dengan rata-rata biaya Rp1.000.000 per malam bisa mencapai total Rp13 Miliar.
Merchandising dengan asumsi 30% penonton membeli merchandise dengan rata-rata pengeluaran Rp150 ribu bisa menghasilkan Rp2.9 Miliar.
Baca juga : CBC Deni Sebut Indonesia Emas Hanya Bisa Terwujud Dengan 25 Bank
"Penggunaan transportasi umum, berdasarkan estimasi, sekitar 20% penonton menggunakan transportasi umum (KRL, MRT, bus). Jika rata-rata biaya transportasi adalah Rp50 ribu per orang, maka totalnya bisa mencapai Rp650 juta," jelas Taufan yang juga Dewan Pakar TKN Prabowo Gibran ini.
Taufan memperkirakan total dampak ekonomi paling minim dari pertandingan Indonesia vs Filipina adalah sekitar Rp80,2 miliar bahkan mungkin tembus Rp100 M.
"Kemenangan Indonesia melawan Filipina bukan hanya kemenangan di lapangan, tetapi juga kemenangan bagi pariwisata dan ekonomi Jakarta," tutup Taufan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya