Dark/Light Mode

BDDC Resmikan JST1 Pusat Data Tier IV Untuk Kuatkan Digitalisasi

Kamis, 11 Juli 2024 17:14 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyedia pusat data dalam kota (in-town data centre) dengan interkonektivitas dan sistem digital terintegrasi, Bersama Digital Data Centres (BDDC), meresmikan fasilitas pusat data Tier IV berkapasitas 5 MW yakni JST1 (Jakarta Selatan Timur), di Jakarta Timur.

Presiden Komisaris Bersama Digital Data Centres (BDDC) Setyanto Hantoro mengatakan, peresmian JST1 merupakan bentuk komitmen BDDC dalam memberikan layanan infrastruktur digital, baik kepada pelaku industri lokal maupun global.

“Langkah ini kami lakukan untuk mendukung kemajuan dan meningkatkan kualitas teknologi digital di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers, di Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Dijelaskannya, JST1 merupakan pusat data kedua yang diresmikan BDDC dalam dua tahun terakhir menyusul JBT1 (Jakarta Barat Tangerang) yang berlokasi di Jakarta Barat.

JST1 sebagai pusat interkonektivitas didukung operator netral dengan lebih dari 100 penyedia layanan jaringan dan beragam rute.

Fasilitas ini juga ditunjang konektivitas langsung ke Indonesia Internet Exchange (IIX), Open-IX (OIXP), dan pertukaran internet lainnya secara nasional dan global.

Baca juga : ARSSI Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lewat Digitalisasi

"Kehadiran JST1 akan mendukung performa yang lebih baik dan latensi lebih rendah untuk kebutuhan data center berbagai bisnis di Indonesia, karena jarak yang dekat ke end user menghasilkan konektivitas yang lebih aman, dengan transmisi jaringan yang tinggi,” paparnya.

Selain itu, JST1 juga diklaim didukung oleh tim yang andal dan berpengalaman untuk mendukung kemajuan digital di Indonesia.

Hasil Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2024 menunjukkan jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 79,5 persen, atau sekitar 221 juta jiwa dari total populasi 278 juta jiwa.

Tren positif penetrasi internet tersebut turut membuka peluang pertumbuhan pembangunan berkelanjutan infrastruktur digital di Indonesia, salah satunya kebutuhan data center.

Sebagai upaya memperluas kapasitas data center, Setyanto menjelaskan bahwa BDDC berkomitmen dalam skalabilitas dengan dua lokasi data center saat ini. 

Terdiri dari JBT Site (Jakarta Barat Tangerang) dan JST Site (Jakarta Selatan Timur) yang memenuhi persyaratan produksi bisnis dan disaster recovery center (DRC), point of presence atau zona ketersediaan, serta didukung oleh beragam rute antara JBT dan JST.

Baca juga : Dokter Asing Untuk Bantu Selamatkan Nyawa Indonesia

Ke depan, BDDC berencana mengembangkan kapasitas hingga 32 MW di lokasi JST dan 30 MW di lokasi JBT.

“Perluasan ini diharapkan dapat mendorong interkonektivitas guna memenuhi kebutuhan layanan edge data centre berbagai sektor usaha dan skala bisnis dalam negeri dan luar negeri untuk kegiatan operasional sehari-hari," ungkap Setyanto.

Presiden Direktur BDDC Angelo Syailendra mengungkapkan, dengan diresmikannya JST 1, BDDC semakin siap berkontribusi langsung dalam menghadirkan layanan in-town data centre yang aman dan efisien, sebagai upaya mendukung percepatan dan meningkatkan kualitas infrastruktur digital.

Fasilitas JST1, kata dia, dikembangkan dan dirancang khusus sebagai pusat data yang berkinerja dan memiliki skalabilitas tinggi, serta memastikan interkonektivitas yang andal.

“Kami yakin JST1 dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur digital dari berbagai industri masa kini,” kata Angelo.

Penyelesaian pembangunan dan peresmian JST1 tepat waktu ini merupakan komitmen BDDC dalam memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap data center dengan keamanan yang tinggi.

Baca juga : Ratas Di Istana Bahas Industri Kesehatan, Bukan Bea Masuk

JST1 merupakan fasilitas data center dengan standar Tier IV yang dapat menampung 1.008 rak dalam 8 lantai ruang data, dan sumber kelistrikan ganda sebagai solusi komprehensif dalam satu platform BDDC, untuk menunjang kebutuhan penyimpanan dengan kualitas operasional yang andal, serta pertukaran data dengan latensi rendah dan kinerja tinggi.

Komitmen BDDC dalam memperkuat transformasi digital di Indonesia memperoleh dukungan penuh dari pemegang saham pengendali Bersama Digital Infrastructure Asia (BDIA) yang terdiri dari Provident Capital (Provident), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (Saratoga), dan Macquarie Asset Management.

Adapun, BDDC memiliki empat keunggulan utama dalam perannya mendorong perkembangan teknologi digital yakni Interconnectivity, Scalability, Reliability, dan Sustainability.

BDDC akan menjadi titik kumpul (hub) para digital enabler di Indonesia untuk menciptakan pusat interkonektivitas yang tinggi.

Saat ini, BDDC memiliki area data hall seluas 2.000 meter persegi dengan dua modul data centre di dua lokasi yakni JST1 (Jakarta Selatan Timur) di Jakarta Timur dan JBT1 (Jakarta Barat Tangerang) di Jakarta Barat dengan mengusung interconnectivity, scalability, reliability, dan sustainability.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.