Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Akui Kinerja Menteri Bahlil, Pengamat: Patut Diapresiasi Dan Dicontoh
Rabu, 17 Juli 2024 17:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat ekonomi yang juga Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah mengapresiasi kinerja Bahlil Lahadalia selama memimpin Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Selama kepemimpinannya, Bahlil Lahadalia mampu meyakinkan para investor baik investor luar negeri (asing) maupun investor dalam negeri untuk berinvestasi di Indonesia.
Konsistensi Bahlil Lahadalia ini berhasil melampaui target investasi yang dipatok Presiden Joko Widodo alias Jokowi sebesar Rp1.400 triliun (101,3 persen).
Tercatat, realisasi-realisasi investasi sepanjang 2023 mencapai Rp1.418,9 triliun.
Baca juga : Hapus Kesenjangan Keterampilan Lewat Literasi Digital
Secara rinci, capaian realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2023 itu tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan capaian tahun 2022 yang mencapai Rp1.207,2 triliun.
“Kinerja kementerian investasi selayaknya diapresiasi karena mampu melewati target, dan ikut membantu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah gejolak global,” kata Piter Abdullah saat dihubungi, Rabu (17/7/2024).
Bahkan, Piter Abdullah yakin betul Menteri Bahlil mampu menjaga trend positif investasi ini di tahun 2024, meski ke depan akan terjadi transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo Subianto.
“Tahun ini diperkirakan target investasi masih bisa dicapai meskipun transisi pemerintahan,” akunya.
Baca juga : 2 Tahun Berjalan, Menag Apresiasi Capaian MOOC Pintar
Dijelaskan Piter Abdullah, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir dengan peralihan kekuasaan akan berimbas pada ekonomi nasional, karena hal tersebut tidak akan terjadi akibat dari masuknya investasi ke Indonesia saat ini.
Diakui Piter, kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia tidak lepas dari keberhasilan pemilu kemarin, serta peralihan kekuasaan dari Jokowi ke Prabowo yang akan berjalan mulus.
“Berdasarkan empiris, keberhasilan pemilu dan lancarnya peralihan kekuasaan memberikan keyakinan investor untuk berinvestasi di Indonesia. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan transisi pemerintahan,” jelasnya.
Piter menambahkan, di pemerintahan baru nanti perlu ditegaskan kepada Menteri Investasi baru untuk melanjutkan kerja-kerja cerdas Bahlil Lahadalia dalam menarik masuk investasi ke Indonesia.
Baca juga : Bahlil: Pimpinan BKPM Cuma Tamatan Papua, Tapi Realisasi Investasi Naik Terus
“Menteri investasi yang baru nanti perlu melanjutkan kinerja pak Bahlil,” harapnya.
Piter pun mengingatkan pemerintah untuk tidak terbuai dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih stabil, karena kondisi global ke depan tidak menentu dengan adanya perang dan ketegangan antara Amerika Serikat dan blok Rusia, China dan Korea Utara.
“Pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di kisaran 5 persen di tahun 2023 karena didukung adanya pemilu,” ucapnya.
“Ekonomi indonesia cukup resilien di tengah gejolak global. Tetapi tidak bisa diklaim yang terkuat di dunia. Harus diakui bahwa perekonomian Indonesia sedikit mengalami perlambatan ya,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya