Dark/Light Mode

Kinerja BPJamsostek 2023 Diganjar Predikat WTM

Senin, 22 Juli 2024 11:29 WIB
Kinerja BPJamsostek 2023 Diganjar Predikat WTM

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) resmi merilis Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program (LK-LPP) Auditan Tahun 2023 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan.

Hasilnya, BPJamsostek kembali sukses mengantongi opini WTM (Wajar Tanpa Modifikasian). Laporan tersebut juga dinyatakan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2013. 

Ketua Dewan Pengawas BPJamsostek Muhammad Zuhri mengapresiasi hasil audit yang tak lepas dari komitmen dan konsistensi dalam mengawal proses audit dengan baik.

"Predikat WTM yang diperoleh ini menjadi bukti bahwa Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program BPJS Ketenagakerjaan telah disajikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Zuhri dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (22/7/2024). 

"Kami Dewan Pengawas senantiasa mendorong melalui saran, nasihat dan pertimbangan kepada Direksi dan manajemen untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas layanan, optimalisasi yield investasi dan khususnya peningkatan coverage kepesertaan," sambungnya.

Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo menyebut publikasi laporan merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga : Kinerja Tahun 2023 Kinclong, BPJamsostek Kembali Raih Predikat WTM

"Publikasi laporan ini merupakan bagian dari tanggung jawab dan keterbukaan informasi kepada publik, sekaligus menjadi bukti pengelolaan dana yang bersih, akuntabel dan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku," ungkap Anggoro. 

Selama tahun 2023, BPJamsostek berhasil mencatatkan pertumbuhan kepesertaan yang baik, di mana sektor pekerja Non ASN, pekerja rentan serta pekerja di ekosistem desa menjadi sektor penyumbang kepesertaan terbesar. 

Jika di akumulasi jumlahnya mencapai 14,5 juta peserta atau tumbuh 44,96 persen dibandingkan tahun 2022. Sehingga secara keseluruhan jumlah peserta aktif BPJamsostek di penghujung 2023 menembus angka 41,56 juta. 

Pertumbuhan tersebut merupakan buah sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2021.

Dana kelolaan BPJamsostek yang turut mengalami kenaikan sebesar 13,48 persen. Tercatat hingga 31 Desember 2023 angkanya mencapai Rp712,3 triliun.

Anggoro memastikan dana pekerja dikelola dan dikembangkan dengan prinsip kehati-hatian guna memberikan hasil pengembangan yang optimal.

Baca juga : OJK: Kinerja Perbankan Dan Asuransi Per Mei Stabil

Bahkan, BPJamsostek memperoleh pengakuan di kancah internasional sebagai 'highly commended Top Investment House' dan 'The Most Astute Investors in Asian Local Currency Bonds 2023' dari The Assets.

Dari segi pembayaran manfaat, sepanjang tahun 2023 BPJamsostek membayarkan 4,58 juta klaim senilai Rp 53,51 triliun, didalamnya termasuk manfaat beasiswa senilai Rp 346 miliar untuk 91.050 kasus. 

Jumlah klaim tersebut mengalami peningkatan yang didasari pada kenaikan yang signifikan dibanding tahun lalu pada pembayaran manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) yang memasuki implementasi tahun kedua, pembayaran manfaat pensiun dan beasiswa yang terus bergulir.

"Manfaat beasiswa merupakan salah satu bentuk jaminan dari negara melalui BPJamsostek agar para generasi muda tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak pasca ditinggal orang tuanya. Diharapkan dapat membentuk SDM unggul sebagai pekerja yang Kerja Keras Bebas Cemas menuju Indonesia Emas 2045," katanya. 

Untuk meningkatkan kualitas layanan, BPJamsostek menghadirkan desain baru di seluruh kantor cabang, optimalisasi Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), serta bekerja sama dengan 7.104 Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK). 

BPJamsostek juga membuka 64 kanal layanan khusus Pekerja Migran Indonesia (PMI) di dalam negeri serta 3 kanal representasi di Taiwan, Korea Selatan, dan Brunei Darussalam. 

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Menara Jamsostek Optimalkan Layanan Mitra Agen BRILink

Untuk layanan informasi, BPJamsostek memiliki contact center 175 yang dapat diakses dengan mudah, di mana dan kapan saja.

Anggoro berharap ke depan kolaborasi dan sinergi yang telah terbangun dengan baik dapat terus ditingkatkan sehingga cakupan kepesertaan dapat kian tumbuh secara berkelanjutan (sustainable growth).

"Semoga capaian dan prestasi ini dapat menjadi modal berharga bagi kami untuk mengakselerasi upaya perluasan cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan agar perlindungan pekerja sejahtera dan universal coverage Jamsostek dapat segera terwujud," jelasnya. 

Terpisah, Kepala BPJamsostek Kantor Cabang Jakarta Mampang Muhammad Imam Saputra mengatakan, laporan kinerja tahun 2023 yang baik dan sejumlah prestasi tersebut harapannya dapat menambah keyakinan stakeholder yang selama ini telah bekerjasama dengan BPJamsostek. 

"Selain itu, BPJamsostek berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan program-program yang ditawarkan untuk menundukung terwujudnya tujuan Pemerintah," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.