Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng UGM Cari Solusi
Bapanas Ingin Daerah Rawan Pangan Jadi Tahan Pangan
Sabtu, 17 Agustus 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
Arief menggarisbawahi, sinergi lembaga Pemerintah dengan perguruan tinggi sangat penting untuk mengatasi kerawanan pangan dan gizi.
Karena itu, Bapanas berkomitmen mengintegrasikan berbagai kebijakan dan program.
“Ini untuk memastikan setiap individu, terutama yang berada dalam kondisi rentan, mendapatkan akses yang memadai terhadap pangan bergizi,” kata Arief di Jakarta.
Baca juga : Besok Gelar Peringatan HUT ke-79 RI, Sejarah Baru Tercipta di IKN
Dekan Fakultas Pertanian UGM Jaka Widada mengamini, kerawanan pangan dan gizi merupakan tanggung jawab bersama semua pihak.
Apalagi pertumbuhan penduduk semakin meningkat, sehingga kebutuhan pangan juga terus bertambah. Karena itu, pemenuhan pangan yang cukup menjadi penting.
Pihaknya menyadari ada tantangan berat di depan yang harus dihadapi. Karena itu, harus mempersiapkan segala sesuatunya agar permasalahan pangan di masa mendatang dapat diatasi dengan baik.
Baca juga : Paloh dan Prabowo Kini Satu Perahu
“Saya optimistis, kerja keras bersama akan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.
Kerja sama itu mencakup berbagai aspek, mulai dari penelitian dan pengembangan kebijakan pangan, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pelaksanaan program-program intervensi yang berbasis data dan teknologi.
Di samping itu, Bapanas dan UGM juga akan memanfaatkan keunggulan akademik dan penelitian yang dimiliki oleh UGM. Ditambah dengan pengalaman Bapanas dalam mengelola pangan nasional untuk menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. DWI
Baca juga : Negara Muliakan Atlet
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Minggu, 18 Agustus 2024 dengan judul "Gandeng UGM Cari Solusi Bapanas Ingin Daerah Rawan Pangan Jadi Tahan Pangan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya