Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Alfamart Buka 800 Toko Baru Tahun Ini, Sasar Pasar Domestik dan Internasional
Jumat, 23 Agustus 2024 16:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Alfamart terus memperluas jangkauan bisnisnya melalui ekspansi agresif yang dilakukan setiap tahun. Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Solihin, mengungkapkan bahwa ekspansi ini merupakan strategi utama perusahaan untuk mendorong peningkatan penjualan. Setiap tahunnya, Alfamart konsisten membuka ratusan toko baru di berbagai wilayah.
"Tahun ini saja, kami telah membuka lebih dari 800 toko baru. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan penjualan dan memperkuat kehadiran Alfamart di pasar," ujar Solihin saat ditemui di Matraman, Jakarta, Jumat (23/8/2024).
Baca juga : Pelaku Pasar Pantau Aksi Darurat Indonesia
Bahkan, diakui Solihin, Alfamart juga menyasar pasar internasional. Sekalipun, potensi penjualan di dalam negeri masih sangat besar.
"Nggak hanya toko yang sudah ada, nah kita sebar karena Indonesia masih punya potensi, dan tanggal 9 Juli 2024 saya baru meresmikan toko (Alfamart) ke 2.000 di Filipina," tambahnya.
Baca juga : Garuda Indonesia Gandeng Telkomsel Hadirkan Paket Roaming Internasional
Selain itu, menurut Solihin, terdapat dua poin penting dalam menjalankan industri ritel. Yakni pelayanan dan efisiensi. Poin ini, tambah Solihin, menjadi prioritas Alfamart. Sehingga, Alfamart selalu menjadi pilihan utama masyarakat dalam berniaga.
"Bagaimana konsumen merasa dilayani dengan baik dan kita bisa melakukan efisiensi terhadap hal-hal yang tidak perlu diperlambat. Jadi, nggak usah takut (dengan persaingan bisnis ritel). Selama dua poin ini diperhatikan, nggak usah takut," tegas Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) itu.
Baca juga : Perluas Pasar, SPSL Gandeng 4 Perusahaan Logistik Internasional
Dia menekankan bahwa Alfamart siap bersaing dengan investasi asing di sektor ritel yang masuk ke Indonesia. Karena hal tersebut, diucapkan Solihin, bukan sebagai ancaman. Justru, bisa menjadi pelajaran untuk industri ritel dalam negeri.
"Mana yang baik dari dia, kita bisa tiru. Saya sebagai Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta, Sekjen Aprindo, saya pastikan para teman-teman anggota tidak menganggap mereka sebagai ancaman. Karena segmentasi konsumennya berbeda," jelas Solihin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya