Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pasang Panel Surya, Lazada Jadi Pelopor Gudang Logistik E-commerce Hijau
Kamis, 19 September 2024 09:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lazada Indonesia (Lazada) mengimplementasi panel surya di gudang utama Lazada di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, yang menjadikan Lazada sebagai pelopor gudang logistik e-commerce yang didukung panel surya.
Langkah tersebut merupakan upaya Lazada dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060, dengan menerapkan praktik bisnis berkelanjutan, khususnya pada operasional logistik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Pertumbuhan e-commerce perlu diimbangi dengan solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan,” ungkap Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Budi Primawan dalam keterangan resmi, Rabu (18/9/2024).
Budi menjelaskan, penggunaan panel surya di gudang utama logistik merupakan salah satu langkah konkret Lazada dalam menjalankan operasional bisnis yang lebih efisien.
Sekaligus mendukung penerapan prinsip ekonomi hijau yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia, yang mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Baca juga : Senayan Berharap Bisa Jadi Pelopor Pembangunan Etika
Budi mengungkapkan, Lazada telah memulai pemanfaatan energi surya di fasilitas logistiknya sejak tahun 2023, dengan pemasangan panel surya di fasilitas logistik Lazada di Bali dan Bandung, yang menghasilkan output energi yang signifikan setiap tahunnya.
Kesuksesan tersebut mendorong Lazada untuk memperluas inisiatif ini ke fasilitas logistik terbesarnya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
“Fasilitas panel surya di Cimanggis diharapkan mampu menghasilkan ratusan ribu kWh energi surya setiap tahunnya, yang dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan listrik gudang,” jelasnya.
Menurut Budi, penggunaan panel surya di gudang logistik Lazada di Cimanggis ini merupakan salah satu dari banyak inisiatif berkelanjutan yang telah dan akan terUS dilakukan.
Lazada berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan industri e-commerce yang tidak hanya inklusif dan menawarkan manfaat ekonomi bagi setiap orang di dalam ekosistem perusahaan, namun juga sekaligus berdampak positif terhadap lingkungan.
Baca juga : Pesan Prabowo Kepada Supratman: Hindari Perbuatan Tercela
Peluncuran instalasi panel surya ini menjadi ajang bagi Lazada untuk menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan, sekaligus mengajak para pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menciptakan ekosistem ekonomi digital yang lebih hijau.
Tak hanya itu, komitmen Lazada terhadap keberlanjutan juga ditunjukkan dari berbagai inisiatif lain yang telah dilakukan. Mulai dari penggunaan lampu LED dengan sistem pencahayaan otomatis di fasilitas logistik Lazada.
Kemudian penggunaan armada berbasis listrik dan sepeda #BlueVehicle, aplikasi teknologi smart routing dan internet of things (IoT) untuk mempercepat pengiriman barang, serta penggunaan kemasan karton ramah lingkungan bersertifikat Forest Stewardship Council (FSC) dan penggunaan kerta serut daur ulang sebagai pengganti plastik.
Selanjutnya, di tingkat regional, komitmen Lazada dalam upaya keberlanjutan juga tercermin pada laporan dampak Lingkungan Hidup, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) tahun 2024, Lazada Group menunjukkan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 40 persen.
“Penurunan ini didorong dengan upaya bisnis berkelanjutan yang serentak dilakukan pada tingkat regional,” kata Budi.
Baca juga : Pos Indonesia Fokus Menjadi Perusahaan Logistik
Lazada Group juga menginisiasi Lazada Sustainability Academy (LSA), sebuah program edukasi yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam ekosistem perdagangan digital.
LSA bertujuan untuk memberdayakan bisnis kecil dan menengah di Asia Tenggara dengan pola pikir dan pengetahuan yang diperlukan untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Nizhar Marizi menyatakan, Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mencapai target net zero emissions pada 2060.
“Namun, tantangan iklim menuntut aksi nyata dari semua pihak. Inisiatif yang dilakukan oleh Lazada ini adalah langkah yang perlu diapresiasi dalam upaya menciptakan ekonomi hijau di Indonesia,” ungkap Nizhar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya