Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Serap 11 Ribu Tenaga Kerja
Progres Mega Proyek Kilang Balikpapan Capai 91 Persen
Senin, 28 Oktober 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
KPI mencatat, Proyek RDMP Balikpapan menciptakan multiplier effect (efek berganda). Mega proyek itu mampu menyerap ribuan tenaga kerja. Sampai Oktober 2024, total pekerjanya berjumlah 11.332 orang. Terdiri dari pekerja KPB, kontraktor, subkontraktor.
“Pasca operasi akan ada tambahan sekitar 600 pekerja operator,” kata Sabar.
RDMP Balikpapan juga menjadikan aktivitas sosial di luar kilang terlihat lebih aktif. Seperti geliat sektor penginapan dan kebutuhan penyediaan makanan, serta kebutuhan lainnya bagi para pekerja RDMP. Termasuk pemberdayaan vendor lokal.
Kontribusi lainnya dari sektor ketenagakerjaan, yang mengutamakan pekerja lokal sesuai kebutuhan dan kemampuan yang tersedia.
Baca juga : Gaji Petugas Damkar Bakal Dinaikkan 2025
Selain itu, penyerapan lokal konten atau Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kilang Balikpapan sudah mencapai 34 persen. Melampaui target minimum 30 persen lokal konten.
“Proyek RDMP Balikpapan menjadi salah satu pencapaian terbesar Pertamina,” tutur Corporate Secretary KPI Hermansyah Y Nasroen.
Pelopor Ramah Lingkungan
RDMP Balikpapan diproyeksikan bakal menjadi pelopor kilang yang ramah lingkungan. Karena dapat menurunkan emisi gas buang yang signifikan, dari efisiensi energi dan produk yang akan dihasilkan.
Hal ini sekaligus mendukung program Net Zero Emission (NZE) yang ditetapkan Pemerintah pada 2060.
Baca juga : Real Madrid Vs Barcelona 0-4, El Clasico Jadi Laga Pembantaian
“Kilang ini mendukung pengurangan emisi gas buang kendaraan bermotor, dengan peningkatan kualitas produk bahan bakar minyak yang lebih ramah lingkungan dengan memproduksi BBM setara EURO V,” kata Direktur Utama PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB) Bambang Harimurti dalam keterangan, Jumat (25/10/2024).
Proyek RDMP Balikpapan merupakan proyek penting untuk penguatan ketahanan energi nasional, yang selaras dengan program transisi energi yang dicanangkan Pertamina melalui 2 inisiatif. Yaitu, dekarbonisasi dan bisnis rendah karbon, serta carbon offset melalui desain dan teknologi pengembangan kilang modern yang ramah lingkungan.
Proyek RDMP Balikpapan tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas, kualitas dan kompleksitas kilang.
“Tetapi juga memegang komitmen kuat terhadap keberlanjutan lingkungan,” tambah Bambang.
Baca juga : MotoGP Thailand 2024, Ducati Kunci Gelar Juara Tim
Sebagai lokomotif di bidang transisi energi, Pertamina terus berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060, dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pengurangan emisi dan jejak karbon.
Dengan tetap memprioritaskan aspek safety dan ramah lingkungan, Proyek RDMP Balikpapan menjadi sebuah persembahan Pertamina untuk menjamin Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Energi Indonesia. FAZRY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Senin, 28 Oktober 2024 dengan judul "Serap 11 Ribu Tenaga Kerja Progres Mega Proyek Kilang Balikpapan Capai 91 Persen"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya