Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Panggung Rakerda REI DKI Jakarta
2 Cagub Teken Kontrak Politik, Dukung Kemudahan Perizinan dan Hunian Terjangkau
Kamis, 7 November 2024 23:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Keputusan memindahkan Ibu Kota Negara melalui UU No. 3 Tahun 2022 tentang IKN dan dikukuhkan dengan UU No. 2 Tahun 2024 tentang DKJ, membuka peluang besar bagi Jakarta untuk melakukan transformasi dan menuju status sebagai kota global yang lebih berkelanjutan.
Perubahan ini tidak hanya berdampak pada aspek pemerintahan, namun juga pada berbagai sektor, termasuk sektor realestat.
Dengan status Jakarta yang akan berubah, sektor realestat dihadapkan pada tantangan dan peluang baru.
“Jakarta ini tanahnya makin terbatas. Mau nggak mau bangunannya harus vertikal. Kami berharap Pemprov DKI membantu agar kita dapat membangun lebih cepat, lebih mudah dengan biaya yang lebih efisien untuk mendukung pengadaan hunian di DKI Jakarta,” ungkap Ketua DPD REI DKI Jakarta Arvin F Iskandar.
Hal itu disampaikannya dalam acara pembukaan Rapat Kerja (Rakerda) REI DKI Jakarta, di Jakarta, Kamis (7/11/2024).
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Kelik Indriyanto mengungkapkan tengah menggodok program Hunian Terjangkau Milik.
Calon penghuni yang dapat membeli hunian dari program Hunian Terjangkau Milik ini adalah masyarakat berpenghasilan sekitar Rp 7,5 juta-Rp 14,8 juta per bulannya.
Harga hunian yang akan ditawarkan mulai dari Rp 8,8 juta hingga Rp 11,3 juta per meter persegi. Harga jual maksimal yang diberikan tidak boleh melebihi Rp 440 juta.
Baca juga : Ini Tanggapan Ulama Banten Soal Dugaan Peredaran Miras Di Serang
"Dengan harga jual mulai Rp 8,8 juta per meter persegi. Sampai dengan Rp 11,3 juta per meter persegi dan secara maksimal harga jualnya Rp 443 juta," ungkapnya.
Dia berharap, REI DKI Jakarta bisa bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menyediakan hunian terjangkau milik.
Di samping menyiapkan program ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan juga mengurusi rumah susun di Jakarta yang disebut tinggi peminatnya.
Selain hunian vertikal, Pemprov Jakarta juga mendorong pengembangan hunian berkonsep mixed use yakni satu bangunan bukan hanya tersedia tempat tinggal, melainkan area kantor hingga komersial.
Menjawab hal itu, REI DKI Arvin siap berkolaborasi dengan pemprov DKI. Mereka akan menyiapkan kebutuhan yang diperlukan agar program yang akan digodok Pemprov Jakarta terealisasi dengan baik.
Rakerda REI DKI Jakarta 2024 digelar di tengah masa-masa perhelatan Pilkada Jakarta.
Sebagai forum yang memiliki kewenangan mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Umum dan Rencana Kerja Daerah Tiga Tahunan.
Serta, menetapkan kebijaksanaan organisasi, DPD REI DKI Jakarta pada ajang Rakerda ini menghadirkan para calon pemimpin Jakarta.
Baca juga : Tanpa Jabatan Politik, Pertemuan Megawati dan Prabowo Dinilai Lebih Bermakna
Arvin menyatakan, REI DKI Jakarta perlu mendengarkan visi misi dan program kerja yang akan diusung para Calon Gubernur. Khususnya dibidang Perumahan, Permukiman dan Realestat.
“REI DKI Jakarta ingin mendengar perspektif para Calon Gubernur tentang Jakarta ke depan, dikaitkan dengan perubahan status Kota Jakarta,” ungkapnya.
Pada kesempatan pemaparan visi misi, calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) menyatakan komitmennya untuk menjadikan REI DKI Jakarta sebagai mitra utama Pemprov dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global.
“Visi pertama untuk realestat, saya ingin bersama REI DKI Jakarta. Ekonomi 5 tahun ke depan adalah ekonomi realestat. Bangunan bisa berubah fungsi sesuai waktu,” tuturnya.
“Demikian juga urusan kemacetan, saya akan menggunakan teori realestat. Kami akan lebih banyak menghadirkan hunian di atas pasar-pasar yang ada di Jakarta, agar pekerja di Sudirman, Thamrin, tidak lagi tinggal di Depok dan Bekasi,” sambung eks Gubernur Jawa Barat ini.
DKI, lanjut RK, punya 150 pasar. Di atasnya akan dibangun realestat, di bawah tetap pasar.
Jika ide ini berhasil maka orang menengah ke bawah bisa punya apartemen di tengah Jakarta, mengurangi biaya transportasi, stress dan kemacetan. Udara Jakarta akan menjadi lebih bersih.
“Harga kan sudah mahal, jual murah tidak akan masuk, jadi lingkaran setan. Makanya (apabila terpilih) sebagai Gubernur Jakarta, saya serahkan ke REI Jakarta, 150 lokasi pasar kita bikin hunian,” tegasnya.
Baca juga : Pemprov Latih Warga Olah Makanan Sehat Terjangkau
Sebagai bentuk komitmennya jika terpilih, RK menandatangani kontrak politik dengan DPD REI DKI Jakarta.
Dua dari tiga poin kontrak politik yang ditandatangani RK di antaranya adalah dukungan pembangunan hunian yang layak dan kemudahan perizinan sesuai aturan yang berlaku di Jakarta. Sementara itu calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung menjelaskan bahwa saat ini di Jakarta ada 1,4 juta masyarakat kekurangan hunian dan akses rumah tangga terhadap hunian layak hanya 38,8 persen.
Untuk mengatasinya Pramono mengemukakan sejumlah gagasan. Di antaranya adalah pengembangan area hunian terjangkau di area TOD (Transit Oriented Development) dan pengadaan hunian terjangkau dengan skema penggunaan lahan campuran (Mixed Used Development).
Pada kesempatan tersebut Pramono juga memaparkan soal program Jakarta Fund sebagai salah satu strategi membangun Jakarta dengan memanfaatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SilPA) untuk dikelola secara profesional dan terbuka dalam mendorong pembangunan daerah di Jakarta.
Dengan begitu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak lagi harus bergantung pada pajak dan retribusi dalam membangun daerah di Jakarta.
"Karena SilPA kita itu hampir setiap waktu besarnya Rp 5-6 triliun. kalau saya ambil Rp 3-4 triliun saja, kemudian saya leverage Jakartanya, katakanlah cari uang Rp 6 triliun dengan leverage Jakarta saya yakin pasti bisa. Dana itu (juga) bisa dimanfaatkan untuk penyediaan hunian terjangkau," pungkasnya
Seperti halnya RK, Pramono Anung juga bersedia menandatangani kontrak politik dengan REI DKI Jakarta terkait dukungan pembangunan realestat di Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya