Dark/Light Mode

PLN Indonesia Power sukses Melakukan Transformasi, Menjadi Penyedia Energi Andal

Sabtu, 9 November 2024 05:10 WIB
Salah satu inovasi digitalisasi PLN Indonesia Power yang mempunyai fungsi monitoring pembangkit bernama Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC). REOC merupakan sistem digital dengan fungsi utama memantau lebih dari 21 GWh berbagai teknologi pembangkit listrik dan lebih dari 90.000 parameter untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi. (Foto: PLN IP)
Salah satu inovasi digitalisasi PLN Indonesia Power yang mempunyai fungsi monitoring pembangkit bernama Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC). REOC merupakan sistem digital dengan fungsi utama memantau lebih dari 21 GWh berbagai teknologi pembangkit listrik dan lebih dari 90.000 parameter untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi. (Foto: PLN IP)

 Sebelumnya 
Dalam rangka menjalankan transformasi yang berkelanjutan dan mencapai visi Perusahaan, PLN IP telah meluncurkan salah satu program unggulan untuk meningkatkan kinerja pembangkit melalui implementasi Digital Power Plant atau Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC).

Program ini bertujuan memantau dan mengelola kinerja pembangkit listrik secara real time melalui konektivitas digital yang diharapkan dapat mengoptimaikan dua indikator penting bisnisnya, yakni EAF (Equivalent Availability Factor) dan EFOR (Equivalent Forced Outage Rate).

Menurut Edwin, sejak dimulainya program Transformasi 2.0, PLN IP telah berhasil menghubungkan mesin pembangkit ke sistem REOC yang memungkinkan pemantauan dan pengelolaan secara lebih efisien.

Baca juga : Pertamina Dan MIND ID Sukses Selaraskan Transisi Energi Dan Pertumbuhan Ekonomi

“Komitmen perusahaan ialah untuk menghubungkan seluruh unit dan mesin pembangkit ke dalam sistem ini yang akan meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan pembangkit listrik,” ungkap Edwin.

Edwin menuturkan, pada tahun 2023 PLN IP menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan realisasi EAF mencapai 89,54 persen dan EFOR berada di level 3,63 persen.

Capaian ini menempatkan PLN IP pada jalur yang tepat untuk mencapai target menuju Top 10 persen standar North American Electric Reliability Corporation (NERC), yang merupakan standar internasional untu kinerja pembangkit listrik.

Baca juga : Pertamina Dekarbonisasi Emisi Pelari Eco RunFest

“Dengan pencapaian ini, PLN IP terus memperkuat posisinya sebagai penyedia energi andal,” jelas Edwin.

Dari aspek sustainability, transformasi yang dilakukan PLN IP juga berhasil meningkatkan Kinerja pada aspek Environmental, Social and Governance (ESG) dalam 10 tahun terakhir yang terlihat dari pencapaian PROPER Beyond Compliance.

"PLN IP berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja PROPER pada seluruh unit bisnis pembangkit perusahaan yang kini ada 36 unit," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.