Dark/Light Mode

Di Masa Nataru, Penumpang Pelni Tembus 366 Ribu

Senin, 30 Desember 2024 09:06 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memastikan armadanya beroperasi secara prima di masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Hal ini disampaikan Dirut Pelni Tri Andayani usai berkeliling mengecek KM Labobar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (29/12/2024).

Anda, sapaan akrab Tri Andayani, mendampingi Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengecek kesiapan KM Labobar yang akan diberangkatkan tadi malam.

Saat di kapal, semua rombongan menaiki KM Labobar mulai dari dek ekonomi dan dilanjutkan menyapa seluruh penumpang melalui pengeras suara dari anjungan kapal.

Kapal penumpang KM Labobar memiliki kapasitas 3 ribu seat. Kapal ini akan menempuh rute Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-Bau Bau-Namlea-Ambon-Banda-Tual-Dobo-Kaimana-Fak Fak-Sorong-Manokwari-Nabire PP.

Baca juga : Libur Nataru, Penumpang Pelni Tembus 366 Ribu

Anda melaporkan, selama periode Nataru 11-29 Desember 2024 ini, masyarakat yang berpergian dengan kapal Pelni telah mencapai 366.002 orang.

Jumlah tersebut mencapai 72,2 persen dari total proyeksi penumpang yang awalnya diperkirakan mencapai 507.057 orang.

"Ruas Batam - Belawan, Belawan - Batam, dan Makassar - Bau Bau masih menjadi ruas terpadat. Sementara pelabuhan untuk keberangkatan terpadat berada di Pelabuhan Makassar, Ambon, dan Batam," ujar Anda.

Anda menjelaskan, pergerakan penumpang kapal Pelni tertinggi berada di wilayah tengah Indonesia sebesar 40,3 persen, disusul area timur 35,8 persen, dan area barat 23,9 persen.

Anda juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menko AHY, Menhub Dudy Perwagandhi, dan Wamen BUMN.

Baca juga : Perputaran Uang Bisa Tembus Rp 108 Triliun

"Kami akan terus memastikan kelancaran hingga arus balik nanti, dan tentu saja, keselamatan penumpang selama pelayaran tetap menjadi prioritas kami," jelasnya.

Menurutnya, saat ini memang terjadi peningkatan penumpang pasca pandemi Covid-19. Dia menuturkan, pada tahun 2022, penumpang tembus 4,8 juta per tahun.

Kemudian, 2023 di posisi 5,1 juta penumpang per tahun dan di tahun ini hingga bulan November, sudah diangka 5,4 juta penumpang.

"Karena kita melihat tren peningkatan ini maka kami mengajukan adanya replacementnya kapal, tahapan berikutnya penambahan kapal," tuturnya.

Sementara Menhub Dudy Purwagandhi menjelaskan, untuk masa Lebaran nanti berdasarkan penjelasan PELNI, akan berfokus pada wilayah barat dan wilayah tengah.

Baca juga : Libur Nataru, Penumpang Whoosh Terus Meningkat Capai 23 Ribu Per Hari

"Jadi frekuensinya akan lebih cepat daripada ke wilayah timur," kata Dudy.

Dudy menambahkan, saat ini Pemerintah tidak mungkin menyediakan kapal dalam waktu tiga bulan.

Namun dia memastikan, sebagai regulator akan memfasilitasi apa yang dibutuhkan oleh Pelni.

"Terutama dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.