Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sinergi Kembangkan Industri Manufaktur Nasional
Menperin-Menaker Target Perbanyak Lapangan Kerja
Rabu, 8 Januari 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sepakat bersinergi untuk mengembangkan industri manufaktur nasional. Langkah ini diharapkan meningkatkan serapan tenaga kerja.
Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Kemenperin, Jakarta, pada 6 Januari 2025.
Baca juga : Hak Penerima KJP Dan KJMU Akan Dipulihkan
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, serta pejabat eselon I dari kedua kementerian.
Menteri Agus mengungkapkan, masing-masing kementerian akan menyiapkan tim teknis untuk saling melengkapi. Dan mendukung dalam pengembangan industri manufaktur nasional.
Baca juga : Tottenham Vs Liverpool, Menang Harga Mati
“Kami optimistis, koordinasi ini akan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan kepercayaan pelaku industri terhadap Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi Kemenperin.
Dia juga menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas tenaga kerja di sektor industri sebagai salah satu kunci untuk menarik investor global.
Baca juga : Bulutangkis Malaysia Open 2025, Deglo Ganyang Malaysia
“Beberapa studi menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja di Indonesia perlu ditingkatkan. Dengan produktivitas yang tinggi, daya saing industri manufaktur kita akan meningkat,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas sektor-sektor industri yang rentan terhadap tekanan global dan mengidentifikasi sektor-sektor dengan potensi pertumbuhan tinggi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya