Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tanpa Potongan Bea
Kini, Reschedule Tiket Whoosh Bisa Dilakukan Hingga 15 Menit Setelah Keberangkatan
Selasa, 25 Februari 2025 16:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kembali menghadirkan kebijakan baru untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dalam merencanakan perjalanan dengan Whoosh. Kini, aturan reschedule tiket Whoosh lebih fleksibel, memungkinkan penumpang mengubah jadwal perjalanan hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan dan tidak dikenakan potongan bea.
Sebelumnya, perubahan jadwal hanya dapat dilakukan maksimal 2 jam sebelum keberangkatan. Dengan kebijakan baru ini, penumpang dapat melakukan reschedule hingga 5 menit sebelum keberangkatan secara online khusus transaksi di website ticket.kcic.co.id dan aplikasi Whoosh serta hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan secara offline di loket stasiun.
Baca juga : Jaga Transparansi, Prabowo Tegaskan Danantara Bisa Diaudit Setiap Saat
Perubahan ini memberikan fleksibilitas lebih besar bagi penumpang, terutama bagi mereka yang membutuhkan perubahan jadwal mendadak atau terlambat tiba di stasiun. Meski demikian, penumpang tetap harus mengantre dengan tertib jika melakukan perubahan jadwal di loket stasiun.
Selain itu, aturan pemotongan bea reschedule juga disesuaikan menjadi:
- Perubahan ke tanggal yang sama: Tidak dikenakan potongan bea.
- Perubahan ke tanggal yang berbeda: Dikenakan potongan bea 25 persen dari harga tiket.
- Untuk tiket yang sudah pernah diubah jadwalnya: Akan dikenakan potongan biaya 25 persen jika dilakukan perubahan jadwal kembali.
- Perbedaan tarif: Apabila tiket baru yang diinginkan lebih mahal, penumpang harus membayar tiket baru terlebih dahulu dan bea tiket lama akan dikembalikan paling cepat 1x24 jam. Jika lebih rendah, tidak ada pengembalian bea.
Baca juga : Libur Panjang Hari Besar Keagamaan, Penjualan Tiket Whoosh Tembus 105 Ribu
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, perubahan ini didasarkan pada dua alasan utama. Pertama, frekuensi perjalanan Whoosh yang semakin meningkat, dengan jadwal keberangkatan yang kini tersedia setiap 30 menit. Hal ini membuat layanan Whoosh semakin mirip dengan kereta komuter, sehingga membutuhkan kebijakan yang lebih adaptif. Kedua, perubahan ini merupakan respons terhadap kebutuhan penumpang yang menginginkan proses reschedule yang lebih mudah dan terjangkau.
"Kini, pelanggan memiliki kemudahan untuk menyesuaikan jadwal perjalanan mereka tanpa khawatir akan kehilangan kesempatan perjalanan mereka. KCIC terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi cepat yang nyaman, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan penumpang," ucap Eva, dalam keterangan resmi, Selasa (25/2/2025).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya