Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KLHK: Pelestarian Lingkungan Bisa Dilakukan Dengan Kearifan Lokal
Rabu, 5 Juni 2024 13:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan, perubahan dan pelestarian di lingkungan sekitar dapat didorong dengan menggunakan inisiatif dan kearifan lokal, seperti yang diperlihatkan para penerima Kalpataru. Mereka menjadi harapan bagi wilayahnya.
Ditemui usai Penganugerahan Kalpataru 2024 di Jakarta, Rabu (5/6/2024) Pelaksana tugas Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Bambang Supriyanto mengatakan, 10 individu dan kelompok yang menerima Kalpataru mendapatkan dana replikasi mendorong penyebaran praktik baik yang selama ini sudah dilakukan ke daerah lain.
Dia memberikan salah satu contoh penerima Kalpataru 2024, yaitu Masyarakat Hukum Adat Punan Batu Benau Sajau di Kalimantan Utara.
Baca juga : PLN Gelar Aksi Bersih dan Olah Sampah di 54 Lokasi Se-Indonesia
Mereka dapat menjaga 18.000 hektare lahan di tengah kepungan perkebunan dengan menggunakan kearifan lokal, yaitu menegakkan aturan adat untuk tidak menebang pohon dan membuka lahan.
Selain itu, terdapat pula penerima Kalpataru yang membangun bank sampah di Jakarta untuk mengelola sampah di lingkungan sekitar sembari membina para anak jalanan, kelompok disabilitas, nelayan dan pemulung.
"Oleh karena itu dengan diberikan Kalpataru, harapannya ini menjadi lentera kecil di daerah-daerah itu dan nanti jadi banyak harapannya, jadi bisa menerangi dari Aceh sampai Papua," ujarnya.
Baca juga : Norwegia Bangga Bisa Kolaborasi Dengan Kita
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pertimbangan Kalpataru 2024 Noer Hassan Wirajuda mengatakan, Kalpataru yang sudah dilaksanakan sejak 1980 memperlihatkan bahwa Indonesia sudah memiliki keberpihakan terhadap isu lingkungan.
Menteri Luar Negeri RI periode 2001-2004 dan 2004-2009 itu mengatakan, keberadaan para penerima Kalpataru memperlihatkan Indonesia memiliki aset yang tumbuh dari dalam dan harus dikembangkan serta didukung.
"Saya melihat kita punya inisiatif yang lokal, sebagian merupakan kearifan lokal jauh sebelum isu climate change. Karena itu saya menyerukan kita gelorakan kembali semangat Kalpataru ini," tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya