Dark/Light Mode

Korea Aerospace Industries & PT PDS Kerja Sama Latih Tenaga Ahli Kedirgantaraan

Jumat, 28 Februari 2025 13:44 WIB
Penandatanganan MoU antara Korea Aerospace Industries, Ltd. (KAI) dengan PT Prima Duta Sejati (Foto: Istimewa)
Penandatanganan MoU antara Korea Aerospace Industries, Ltd. (KAI) dengan PT Prima Duta Sejati (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Korea Aerospace Industries, Ltd. (KAI) dan PT Prima Duta Sejati (PDS) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk pelatihan dan penyediaan tenaga ahli di bidang kedirgantaraan, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Upacara penandatanganan MOU dihadiri lebih dari 30 tamu undangan, termasuk Direktur Kerja Sama KAI, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Pejabat Sementara Duta Besar untuk Indonesia Park Soo-Deok, serta CEO PT PDS Maxixe Mantofa. Penandatanganan MoU disaksikan Sekjen Kementerian P2MI.

PT PDS didirikan pada 1999, memiliki pengalaman menempatkan lebih dari 100.000 tenaga kerja ke Korea, Jepang, dan manca-negara lainnya. PT PDS merupakan salah satu perusahaan besar di bidang pelatihan dan penempatan tenaga kerja dari Indonesia.

Baca juga : Korut Meradang, AS, Jepang Dan Korsel Bakal Latihan Militer Bersama

Dengan memanfaatkan infrastruktur kedirgantaraan Indonesia dan tenaga kerja berpengalaman di bidang kedirgantaraan seperti PT Dirgantara Indonesia (DI), perusahaan ini berencana melatih dan merekrut tenaga kerja yang berkualitas.

MoU di Indonesian ini merupakan kelanjutan dari perjanjian kerja sama akademi pelatihan tenaga kerja KAI di Vietnam, Maret 2024. Di Indonesia, KAI memutuskan untuk bekerja sama dengan PDS.

Selain memperluas negara penerimaan tenaga kerja, perjanjian ini juga bertujuan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja di sektor industri dirgantara di Korea, khususnya di perusahaan kecil dan menengah, serta mempertahankan tenaga kerja yang ada. Selain itu, kerja sama ini juga berperan dalam membangun hubungan yang lebih baik antara Korea dan Indonesia di bidang pertahanan.

Baca juga : Menko Polkam Dan Dubes Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Keamanan Dan Perlindungan WNI

KAI dan sub-kontraktor mereka telah mempertimbangkan proyek kerja sama untuk mempekerjakan tenaga ahli asing, dengan visa tenaga kerja profesional asing (E-7-3) dalam bidang manufaktur suku cadang pesawat terbang, yang diperkenalkan pada Mei 2024. Melalui kerja sama ini, KAI dan sub-kontraktornya berencana memperluas sumber tenaga kerja asing dari Vietnam dan Indonesia.

PT PDS akan bertanggung jawab dalam melatih tenaga ahli di bidang manufaktur suku cadang pesawat terbang. Sementara, perusahaan sub-kontraktor akan menstabilkan penempatan tenaga kerja melalui perekrutan tenaga kerja asing.

Untuk itu, KAI dan PT PDS akan bekerja sama dengan perusahaan dirgantara di Indonesia, seperti PT DI, guna mendirikan pusat pelatihan khusus dirgantara dan melatih tenaga ahli di bidang tersebut.

Baca juga : Ini 6 Poin Utama Kerja Sama Strategis Erick Thohir Dan Belanda

"Dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang melimpah dan infrastruktur penerbangan yang unggul di Indonesia, kami akan melatih tenaga kerja berkualitas tinggi untuk mengatasi kelangkaan tenaga kerja di antara sub-kontraktor kami serta memperkuat pelaksanaan industri dirgantara domestik," ujar Direktur Kerja Sama KAI, Lee Young-Gi.

CEO/Direktur PT PDS Maxixe Mantofa menyatakan, melalui kerja sama berkelanjutan dengan KAI, pihaknya akan melatih tenaga kerja terampil yang memenuhi kualifikasi dan berkontribusi pada perkembangan industri dirgantara di kedua negara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.