Dark/Light Mode

Prospek Industri Asuransi Umum di 2025 Cerah, Saham TUGU Makin Dilirik

Kamis, 9 Januari 2025 19:23 WIB
Prospek Industri Asuransi Umum di 2025 Cerah, Saham TUGU Makin Dilirik

RM.id  Rakyat Merdeka - Sektor industri asuransi umum memberikan prospek yang cerah di tahun 2025.

Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) anak usaha PT Pertamina (Persero) masih menjadi primadona analis.

Analis riset dari Phillip Sekuritas, Edo Ardiansyah dalam laporan riset terbarunya membahas potensi industri asuransi umum.

Menurut Edo sektor asuransi umum di Indonesia tahun 2025 diproyeksikan mengalami pertumbuhan, didorong oleh meningkatnya kelas menengah dan kesadaran yang lebih tinggi akan pentingnya perlindungan finansial.

Baca juga : IPO Inalum Diyakini Bakal Dilirik Investor

“Seiring dengan meningkatnya edukasi konsumen tentang asuransi, permintaan terhadap produk di berbagai segmen, termasuk properti, kesehatan, dan kendaraan bermotor, diperkirakan akan meningkat," tulis Edo dalam laporan risetnya di Jakarta Kamis (9/1/2025).

Edo juga melihat bahwa adanya peraturan PSAK 117 diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan tata kelola dalam industri ini, menciptakan pasar yang lebih stabil.

Di antara para pemain di sektor asuransi umum, Edo melihat adanya prospek cerah pada saham TUGU.

Menurutnya TUGU memiliki keunggulan dari sisi rasio keuangan jika dibandingkan dengan kompetitornya.

Baca juga : PPN 12 Persen Jadi Berlaku 1 Januari 2025, Pemerintah Siapkan Stimulus

“TUGU menunjukkan kinerja keuangan yang solid, menempatkan dirinya di depan para pesaing dengan metrik utama yang unggul, termasuk rasio solvabilitas (RBC) yang luar biasa yakni >400 persen dibandingkan median industri 359 persen dan jauh di atas persyaratan minimum OJK sebesar 120 persen yang mencerminkan stabilitas dan ketahanan finansial perusahaan," ujar Edo.

Sementara rasio hasil investasi terhadap pendapatan premi bersih mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan hasil yang konsisten dan berkelanjutan dari investasinya.

Selain itu, TUGU juga dinilai mampu mempertahankan rasio biaya—yang mencakup klaim, biaya usaha, dan komisi—terhadap pendapatan premi bersih yang kompetitif, menunjukkan efisiensi operasionalnya serta komitmen untuk memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

Untuk tahun 2025, Edo memproyeksikan kinerja keuangan anak usaha PT Pertamina (Persero) ini masih mampu tumbuh dengan positif baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.

Baca juga : Dukung Konservasi Lingkungan, Saham BNI Makin Dilirik Investor ESG

Ia memperkirakan pendapatan underwriting serta laba bersih masih dapat tumbuh dobel digit setidaknya 10 persen.

Edo memberikan rekomendasi beli untuk saham TUGU dengan target harga di Rp 1.950 per saham atau setara dengan 0,69x rasio Price to Book Value (PBV) untuk 2025 yang mengindikasikan adanya potensi upside sebesar 90,24 persen dari harga penutupan akhir tahun 2024.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.