Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bicara Kasus Korupsi Minyak Mentah
Dirut Pertamina Terpukul Dan Minta Maaf
Selasa, 4 Maret 2025 08:10 WIB
Sebelumnya
Ia juga berterima kasih atas kepedulian, kritik, dan saran dari seluruh rakyat Indonesia terhadap Pertamina. “Ini menjadi bahan cambukan bagi Pertamina untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Simon.
Dalam hal pembenahan, Pertamina telah membentuk Crisis Center untuk mengevaluasi proses bisnis. Utamanya dari aspek operasional.
Sebagai pucuk pimpinan perusahaan, Simon bertanggung jawab agar Pertamina tetap menjadi kepercayaan dan kebanggaan rakyat Indonesia. “Mewakili keluarga besar Pertamina menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,” ucap mantan komisaris utama Pertamina ini.
Baca juga : Tetapkan 5 TSK Kasus LPEI, KPK Juga Garap Triliunan
Simon meminta dukungan dan doa dari rakyat Indonesia agar Pertamina dapat memperbaiki tata kelola menjadi lebih baik. Sehingga, BUMN Migas ini dapat kembali menjadi salah satu aset kebanggaan bangsa.
Selain soal kasus korupsi, Simon juga berbicara kesiapan Pertamina dalam melayani arus mudik dan arus balik Lebaran. Sebab, Pertamina bukan hanya aset bangsa, tetapi urat nadi dalam mendukung hajat hidup masyarakat selama 67 tahun.
“Apabila terjadi tindakan-tindakan yang tentunya menyakiti hati dan menyakiti kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” pinta Simon.
Baca juga : PPP Puji Prabowo Bisa Merajut Kebersamaan
Pada kesempatan ini, Mars Elga mengajak media untuk terus mengawasi kinerja Pertamina. Ia bahkan mengajak awak media untuk melihat proses pembuatan hingga distribusi BBM Pertamina.
Menurutnya, hal itu sebagai bagian dari transparansi Pertamina. Melalui media massa, masyarakat bisa melihat langsung bagaimana sebenarnya kualitas BBM Pertamina dijaga.
“Mudah-mudahan ini juga bisa memberikan informasi publik yang jelas, yang transparan, bagaimana kita mengontrol layanan tersebut untuk memberikan jaminan utuh kepada masyarakat,” ucap Elga.
Baca juga : Gubernur Jawa Barat: Kami Akan Turun Tangan
Transparansi ini sangat penting bagi kepercayaan publik. Mengingat, BBM Pertamina hampir menguasai pangsa pasar (market share) di Tanah Air.
“Dari Sabang sampai Merauke, itu market share-nya paling besar. Saat ini, kami kurang lebih market share-nya ada sekitar 95-96 persen untuk market share BBM,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Kejagung tengah menangani kasus korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina yang merugikan negara Rp 193 triliun. Kejagung sudah menetapkan sembilan tersangka yang terdiri dari enam pegawai Pertamina dan tiga pihak swasta. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya