Dark/Light Mode

Diungkap Rosan, Danantara Banyak Yang Lirik

Jumat, 25 April 2025 07:30 WIB
Chief Exexutive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Instagram/rosanroeslani)
Chief Exexutive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Instagram/rosanroeslani)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua bulan usai diluncurkan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mulai laris manis. Chief Exexutive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, banyak investor asing yang tertarik untuk kerjasama.

Rosan mengatakan, Danantara hadir di waktu yang tepat untuk memperkuat iklim investasi di Indonesia. Meskipun kondisi ekonomi global sedang tidak baik, Danantara menunjukkan trend yang positif.

“Dengan adanya Danantara ini memberikan lebih banyak confidence dan juga keyakinan untuk para investor untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/4/2025).

Baca juga : Arwani Hingga Mentan Amran Ramaikan Bursa Caketum PPP

Ia mengaku, setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan Danantara pada Februari 2025, banyak investor yang menemuinya. Mereka menyambut positif, sekaligus menanyakan program kerja Danantara.

“Sekarang sangat banyak yang datang ketemu dengan kami, dengan saya, dan mereka melihat kehadiran Danantara ini sangat-sangat tepat waktunya,” kata Menteri Investasi dan Hilirisasi itu.

Rosan menuturkan, para calon investor asing ini berminat menggandeng Danantara untuk masuk dalam lingkaran konsorsium investasinya. “Dan ini menurut kami merupakan signal yang sangat-sangat positif gitu ya,” tegasnya.

Baca juga : Kenaikan Harga Kelapa Memberatkan Masyarakat

Rosan kemudian menjelaskan terdapat dua pengelola investasi sovereign wealth fund (SWF) dari dua negara yang mulai melakukan pendekatan dengan Danantara. Sayangnya, ia enggan bicara terkait siapa dan dari negara mana SWF yang tertarik berinvestasi di Danantara.

“Kami berbicara dengan ada dua fund dari negara lain. Insya Allah ini juga bisa terealisasi,” harap Rosan.

Menurutnya, kedua pengelola investasi ini sedang membentuk sebuah lembaga joint fund dengan dana patungan masing-masing 2 miliar dolar AS. “Kembali lagi ini membuktikan bahwa confidence, kepercayaan dunia luar terhadap Indonesia ini sangat-sangat baik,” beber mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu.

Baca juga : PSU Kota Banjarbaru Kembali Digugat Ke MK

Diketahui, Danantara baru saja mendapat kucuran dividen dari dua perusahaan perbankan milik negara, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Dari kedua bank pelat merah itu, Danantara memperoleh deviden sebesar Rp 49 triliun.

Rinciannya, Danantara akan mengantongi dividen dari BRI senilai Rp 27,68 triliun, termasuk dividen interim Rp 10,88 triliun. Sedangkan dividen yang diperoleh dari Bank Mandiri senilai Rp 22,62 triliun. Hal tersebut telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.