Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lewat Aplikasi I-SPA, Patra Drilling Contractor Dorong Efisiensi Pengadaan
Selasa, 29 April 2025 09:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus mendorong transformasi digital dengan melaksanakan Sosialisasi Implementasi Aplikasi I-SPA (Integrated System Procurement Administration) di kantor pusat perusahaan pada Kamis, 24 April 2025.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya PDC untuk meningkatkan pengelolaan pengadaan barang dan jasa melalui digitalisasi.
Melalui penerapan I-SPA, perusahaan berharap dapat memperbaiki tata kelola pengadaan, mengurangi kesalahan administrasi, mempercepat proses, serta menstandardisasi dokumen secara lebih baik dan konsisten.
Direktur Keuangan PT Patra Drilling Contractor Fitra Adriza menyatakan, penerapan I-SPA tidak hanya menghadirkan digitalisasi pengadaan, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses yang dijalankan.
Baca juga : Pemprov Lampung Replikasi Aplikasi JAKI Untuk Digitalisasi Pemerintahan
"Dengan hadirnya I-SPA, kami tidak hanya melakukan digitalisasi pengadaan, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses yang kami jalankan," ujar Fitra.
Menurutnya, sistem ini akan membuat pengelolaan pengadaan di PDC menjadi lebih efisien, tepat waktu, dan terukur.
Aplikasi I-SPA menyediakan fitur-fitur utama seperti permintaan barang dan jasa, pengelolaan amandemen atau addendum kontrak, serta pemantauan dan evaluasi proses pengadaan secara real-time.
Ke depan, I-SPA juga akan terintegrasi dengan aplikasi logistik Dashi untuk memastikan kesesuaian dalam pengelolaan stok logistik perusahaan.
Baca juga : Patra Drilling Contractor Perluas Pasar dan Kembangkan Energi Bersih
Dengan implementasi sistem ini, proses pengadaan di PDC akan menjadi lebih paperless, mengurangi potensi kesalahan manusia (human error), serta memastikan seluruh data transaksi tersimpan dengan aman dan hanya dapat diakses sesuai dengan hak otoritas pengguna.
I-SPA dijadwalkan mulai digunakan secara resmi (go live) pada 2 Mei 2025.
Sebelumnya, PDC akan menerapkan masa transisi selama tiga bulan dengan skema hybrid, yaitu menggabungkan sistem konvensional dan digital.
Masa transisi ini bertujuan memberikan waktu adaptasi optimal bagi seluruh pengguna sebelum penerapan penuh sistem digital.
Baca juga : Maksimalkan AI dalam Pemasaran Digital: Antara Efisiensi dan Sentuhan Humanis
Setelah sosialisasi ini, PDC akan melanjutkan dengan workshop pendalaman dan evaluasi untuk memperkuat pemahaman teknis pengguna terhadap sistem I-SPA, sekaligus mengidentifikasi potensi penyempurnaan selama masa transisi.
Implementasi I-SPA juga selaras dengan nilai-nilai perusahaan yang berlandaskan AKHLAK — Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Secara khusus, nilai Adaptif menjadi landasan utama dalam mendorong transformasi dan inovasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
"Implementasi I-SPA merupakan wujud konkret dari komitmen PDC untuk selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dan memastikan perusahaan tetap relevan serta berdaya saing di tengah tantangan digitalisasi untuk keberlanjutan perusahaan," tutup Fitra.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya